Connect With Us

Kamera ‘Pengintip’ Gelandangan dan Pengemis Tak Efektif

Denny Bagus Irawan | Minggu, 18 Mei 2014 | 18:14

Pengemis Tangerang terjaring Razia (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)

 
SERANG - Tiga Kamera CCTV untuk memantau gelandangan dan pengemis milik Pemerintah Provisni (Pemprov) Banten, yang dipasang di Kota Serang dan Cilegon kurang efektif. Hal itu disebabkan tidak adanya tim pemantau atau oprator khsusus yang disediakan oleh pemerintah kabupaten/kota.
 
Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten, Nandy Mulya mengatakan, Dinsos Banten telah memasang tiga kamera CCTV sejak Februari 2014 lalu, dua CCTV di Kota Serang dan satu di Kota Cilegon. "Kami sudah menyediakan kamera CCTV untuk mengawasi keberadaan pengemis dan gelandangan di Kota Serang dan Cilegon, tapi memang petugas pengawasnya belum maksimal," ungkap Nandy, kemarin. 
 
Menurut Nandy  saat ini petugas pengawas masih dilakukan oleh  Pemprov Banten, namun tidak bisa dilakukan secara maksimal. "Harusnya pengawas yang bertugas di pos kamera CCTV  bukan petugas dari kami (Provinsi), tapi harus dari pemerintah setempat agar lebih maksimal," ujarnya.
 
Nandy mengungkapkan, CCTV yang dipasang di tiga titik simpang empat pusat kota di dua daerah itu, agar setiap gelandangan dan pengemis dapat diketahui. Sehingga dapat memudahkan melakukan pendataan pengemis dan gelandangan baik yang lama maupun pendatang baru. "Tidak hanya itu kami juga ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh pengguna jalan," ungkapnya.
 
Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan sosial Anak dan Lanjut Usia Dinas sosial Provinsi Banten, Irma Mulyasari mengatakan, keberadaan gelandangan dan pengemis di perempatan jalan di dua daerah itu sudah sangat menganggu pengemudi. "Selain mengancam keselamatan pengemudi juga membahayakan pengemis dan gelandangan itu sendiri," jelasnya.
 
Menurut Irma kamera CCTV yang dipasang itu dapat diakses melalui jaringan internet, sehingga petugas yang melakukan pemantauan bisa dilakukan dari manapun.
 
AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:28

Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tangerang mengamankan 13 warga negara (WN) Tiongkok karena diduga kuat melakukan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill