Muncul Surat Edaran Perubahan Transaksi Bank BRI ke Bank Lain dari Rp6.500 Jadi Rp150 Ribu Per Bulan, Ini Faktanya
Kamis, 16 April 2026 | 19:02
Sebuah surat yang mengatasnamakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) beredar di masyarakat dan media sosial.
TANGERANG-Ratu Tatu Chasanah, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Banten mengindikasikan keluarganya akan menerima Wahidin Halim sebagai calon pendamping Andhika Hazrumy yang merupakan putra dari Ratu Atut Chosiyah mantan Gubernur Banten yang kini sedang menjalani hukuman penjara.
Hal itu setidaknya dikatakan Tatu seusai menghadiri pelantikan PMI Kota Tangerang, di Hotel Alium, Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang, Jumat (19/2).
Baca Juga : Kumpulan Berita Pilkada Banten
Tatu ketika itu ditanya wartawan mengenai kemungkinan Andhika Hazrumy yang merupakan keponakannya akan didampingi Tantowi Yahya.
“Belum pernah kejadian ya, Golkar dengan Golkar, saya kira bisa ditertawakan partai lain, jadi bahan tertawaan,” kata Tatu yang juga Ketua PMI Provinsi Banten tersebut.
Tatu mempersilahkan Tantowi Yahya juga memasang gambar seperti yang dipasang Andhika disejumlah jalan. Namun, kata Tatu, nanti hasil akhirnya adalah survey yang dilakukan oleh DPP Golkar.
Sebaliknya, ketika ditanya kemungkinan dengan Wahidin Halim, Tatu meyakini keluarganya akan menerima pria yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Tangerang tersebut. “Saya kira Pak Wahidin Halim ingin menang ya, dia kan mau maju karena tujuannya kan menang, siapapun itu ingin menang, soal masalah dahulu dia pernah selisih paham dan beda visi misi, kami kira itu tak masalah,” katanya.
Sebab, kata dia, dikeluarganya tidak pernah menyimpan dendam serta tidak menjadikan permasalahan seperti itu sebagai permasalahan pribadi. “Kalau dikeluarga kami tidak seperti itu, beda paham itu biasa, adik kakak yang satu perut saja biasa beda paham, kami tidak jadikan masalah seperti itu jadi masalah pribadi,” tuturnya.
Namun, ketika ditanya apakah hal itu tak membuat bingung massa pendukung masing-masing, karena pasca Pilkada sebelumnya masih saling sikut ditingkatan bawah. Sedangkan dilevel atas, sudah ngopi bareng.
“Itu memang masih harus dikasih pembelajaran, dimasyarakat kita memang masih seperti itu. Sampai tak tegur-teguran dengan tetangga, apapun itu bisa terjadi,” katanya.
Sementara itu saat ditanya soal PDIP yang akan mendorong mantan Juru Bicara KPK Johan Budi untuk maju di Pilkada Banten, Tatu menyatakan, keluarganya siap untuk meladeninya.
“Tak masalah, siapapun berhak maju. Untuk jadi pemimpin itu kan sudah ada garis tangannya. Santai saja lah,” ujar Tatu.
Sebuah surat yang mengatasnamakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) beredar di masyarakat dan media sosial.
TODAY TAGBisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KKP) Didit Herdiawan Ashaf merencanakan pembangunan program Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang.
Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews