Connect With Us

Tatu Indikasikan Andhika Terima Wahidin Halim

Denny Bagus Irawan | Jumat, 19 Februari 2016 | 16:42

Raty Tatu Chasanah. (Dira Derby / TangerangNews.com)

 

TANGERANG-Ratu Tatu Chasanah, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Banten mengindikasikan  keluarganya akan menerima Wahidin Halim sebagai calon pendamping Andhika Hazrumy yang merupakan putra dari Ratu Atut Chosiyah mantan Gubernur Banten yang kini sedang menjalani hukuman penjara.

 

 Hal itu setidaknya dikatakan Tatu seusai menghadiri pelantikan PMI Kota Tangerang, di Hotel Alium, Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang, Jumat (19/2).

Baca Juga : Kumpulan Berita Pilkada Banten

Tatu ketika itu ditanya wartawan mengenai kemungkinan Andhika Hazrumy yang merupakan keponakannya akan didampingi Tantowi Yahya.

“Belum pernah kejadian ya, Golkar dengan Golkar, saya kira bisa ditertawakan partai lain, jadi bahan tertawaan,” kata Tatu yang juga Ketua PMI Provinsi Banten tersebut.

Tatu mempersilahkan Tantowi Yahya juga memasang gambar seperti yang dipasang Andhika disejumlah jalan. Namun, kata Tatu, nanti hasil akhirnya adalah survey yang dilakukan oleh DPP Golkar.

Sebaliknya, ketika ditanya kemungkinan dengan Wahidin Halim, Tatu meyakini keluarganya akan menerima pria yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Tangerang tersebut. “Saya kira Pak Wahidin Halim ingin menang ya, dia kan mau maju karena tujuannya kan menang, siapapun itu ingin  menang, soal masalah dahulu dia pernah selisih paham dan beda visi misi, kami kira itu tak masalah,” katanya.

Sebab, kata dia, dikeluarganya tidak pernah menyimpan dendam serta tidak menjadikan permasalahan seperti itu sebagai permasalahan pribadi. “Kalau dikeluarga kami tidak seperti itu, beda paham itu biasa, adik kakak yang satu perut saja biasa beda paham, kami tidak jadikan masalah seperti itu jadi masalah pribadi,” tuturnya.

Namun, ketika ditanya apakah hal itu tak membuat bingung massa pendukung masing-masing, karena pasca Pilkada sebelumnya masih saling sikut ditingkatan bawah. Sedangkan dilevel atas, sudah ngopi bareng.

 

“Itu memang masih harus dikasih pembelajaran, dimasyarakat kita memang masih seperti itu. Sampai tak tegur-teguran dengan tetangga, apapun itu bisa terjadi,” katanya.

Sementara itu saat ditanya soal PDIP yang akan mendorong mantan Juru Bicara KPK Johan Budi untuk maju di Pilkada Banten, Tatu menyatakan, keluarganya siap untuk meladeninya.

“Tak masalah, siapapun berhak maju. Untuk jadi pemimpin itu kan sudah ada garis tangannya. Santai saja lah,” ujar Tatu.

 

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

TANGSEL
Diduga Diserang Gangster saat Nongkrong, Remaja di Buaran Tangsel Ususnya Terburai

Diduga Diserang Gangster saat Nongkrong, Remaja di Buaran Tangsel Ususnya Terburai

Kamis, 24 September 2026 | 20:29

Aksi penyerangan brutal oleh sekelompok pemuda diduga gangster meneror warga di Jalan Buaran Viktor, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu 23 September 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill