Connect With Us

PT MMS Pastikan Tak Ada Lubang di Tol Tangerang-Merak

| Selasa, 24 Agustus 2010 | 16:20

Tol Tangerang-Merak (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS
-PT Marga Mandala Saksi (PT MMS) selaku pengelola Tol Tangerang-Merak mengklaim telah menyelesaikan rekondisi jalan sepanjang 84 Km (2009-2010) dari 145 Km panjang jalan yang ada. Diperkirakan seluruh perbaikan akan selesai pada 2012 mendatang, jauh lebih cepat dibandingkan dari yang disepakati bersama dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yakni 2014 mendatang.

 "Dalam menghadapi arus mudik dan arus balik serta mengingat proses rekondisi menyeluruh jalan tol Tangerang-Merak, kami akan menghentikan semua pekerjaan perbaikan jalan tol ini, mulai H-10 sampai H+10," tutur Wiwik D Santoso, Presiden Direktur PT MMS, hari ini.

Dia mengatakan, berdasarkan data tahun-tahun sebelumnya, peningkatan arus lalu lintas di jalan tol ini diperkirakan terjadi pada H-7 sampai dengan H-3 digardu masuk gerbang tol Cikupa mencapai 36.500 kendaraan dan gardu keluar gerbang tol Merak mencapai 13.500 kendaraan. "Kami mengantisipasinya agar tidak terjadi kecelakaan kami hentikan semua, sedangkan lubang-lubang jalan sudah kita tutup. Jadi sudah tidak ada jalan yang berlubang," ungkapnya.

Untuk arus balik, biasanya akan terjadi pada H+2 sampai dengan H+5 digardu masuk gerbang tol Merak mencapai 11.000 kendaraan dan gardu keluar gerbang tol Cikupa mencapai 32.000 kendaraan. "Meski pengerjaan dihentikan, kami sudah melakukan perbaikan jalan. Sebagian besar program rekondisi tahun 2010 diharapkan sudah dapat dinikmati, sebab kami sudah melakukan rekondisi jalan 50 Km pada tahun 2009 dan tahun 2010 ini ditarget 34 Km. Dan dari 34 Km, 65% sudah direkondisi," tuturnya.


Untuk meningkatkan keamanan dan kenyamana pengguna tol, pihaknya juga mehyedikan derek gratis dan mendirikan pos kesehatan untuk pemudik di KM42A (arah Merak) dan KM 68B (arah Jakarta). "Tidak lupa pos keamanan PJR di semua titik sepanjang tol, baik di lokasi istrihat dan patroli," tuturnya. (dira)
TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

BISNIS
Solusi Nikah Praktis, Ruang Mula di Tangerang Tawarkan Paket Intimate Wedding Mulai Rp40 Jutaan

Solusi Nikah Praktis, Ruang Mula di Tangerang Tawarkan Paket Intimate Wedding Mulai Rp40 Jutaan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:38

Industri pernikahan di Kota Tangerang kembali diramaikan dengan hadirnya venue pernikahan anyar.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill