Connect With Us

Bea Cukai Ungkap Penyelundupan Sabu Cair Dalam Parfum

| Jumat, 17 Desember 2010 | 17:33

WN Iran yang menyelundupkan parfum. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANGNEWS-Pengedar narkoba tidak pernah kehabisan akal dalam menyelundupkan barang haram itu ke Indonesia. Kali ini, Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta mengungkap penyelundupan sabu cair di dalam botol parfum dengan nilai Rp 2,5 miliar.

Total sabu cair yang diungkap sebanyak 2.135 mili liter atau senilai Rp 2,562 miliar. Menurut Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Gatot Sugeng Wibowo, tersangka berkewarganegaraan Iran dengan inisial MDN berusia 50 tahun.

Pelaku adalah penumpang Etihad Airways dengan nomor penerbangan EY 0472, rute Tehran-Abu Dhabi-Jakarta. Dia tiba di Cengkareng pada Kamis (9/12) lalu pukul 15.00 WIB. MDN membawa 13 botol parfum yang ternyata berisi sabu cair.

"Setelah diperiksa botol kosmetik itu, kami menemukan di dalamnya terisi sabu cair," kata Gatot, Jumat (17/12/2010).

Hal itu terbukti, setelah petugas memeriksanya di laboratorium. Isi kosmetik itu positif sabu. "Ini adalah adalah modus lama yang kini mulai dilakukan kembali oleh para pelaku. Memang tren penyelundupan berubah-ubah setiap tahun," katanya.

Pelaku yang berprofesi sebagai penjual pakaian ini mengaku, diberi tiket oleh bosnya di Iran bernama Ibrahim untuk pulang pergi ke Indonesia dengan uang US$ 500 dollar. "Upah yang akan diterima pelaku sebesar Rp 100 juta," ujar Gatot.

Sementara itu, penyidik Direktorat IV Bareskrim Mabes Polri, Ipda Khaerudin, mengatakan tersangka diserahkan ke Mabes Polri untuk diperiksa lebih lanjut. Namun, Ibrahim sepertinya tahu kalau anak buahnya ditangkap, karena tidak pernah menghubungi MDN sampai tanggal 11 Desember terkait dengan mesti dikirim kemana sabu cair ini.

"Kami kesulitan menangkapnya. Hasil pemeriksaan baru diketahui pelaku baru pertama kali datang ke Indonesia. Tetapi, berdasarkan paspornya dia pernah juga ke Malaysia dan ke Bangkok. Sabu cair ini jika dituang keluar akan berubah menjadi kristal," terangnya.(dira derby)
SPORT
Ponpes Ummul Rodhiyah Juara Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026

Ponpes Ummul Rodhiyah Juara Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 | 22:37

Pondok Pesantren (Ponpes) Ummul Rodhiyah berhasil keluar sebagai juara Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026, setelah mengalahkan Ponpes Al-Kamil Jatiuwung dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang digelar di Stadion Benteng Reborn

BANTEN
Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Jumat, 18 September 2026 | 20:08

Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Banten menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill