Connect With Us

Gudang Distributor Besar Minyak Goreng di Banten Disidak

Tim TangerangNews.com | Kamis, 17 Maret 2022 | 09:14

Polda Banten operasi pasar dan sidak gudang distributor besar minyak goreng. (@TangerangNews / Bidhumas Polda Banten)

TANGERANGNEWS.com–Kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng masih terus terjadi di sejumlah wilayah di Banten. Untuk mengatasi masalah minyak goreng, Polda Banten menggelar operasi pasar dan sidak gudang distributor besar minyak goreng.

Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan minyak goreng serta antisipasi penimbunan.  "Kepada distributor agar segera distribusikan minyak goreng dan tidak ada yang disimpan di gudang secara berlarut-larut sehingga tidak terjadi kelangkaan minyak goreng,"ujar Direskrimsus Polda Banten Kombes Dedi Supriyadi di Serang, Rabu 16 Maret 2022.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan pengecekan lapangan untuk memastikan mata rantai ekonomi pendistribusian minyak goreng sampai dengan ke konsumen. Selanjutnya Dedi meninjau tiga titik lokasi operasi pasar, yaitu di Polres Serang Kota, Polres Lebak, dan Terminal Pinang Tigaraksa.

Sedangkan lima titik distributor besar minyak goreng yang dilakukan pemantauan, yaitu di PT. Tugu Wicaksana, PT. Tunas Wangi, PT. Bukit Inti Makmur Abadi Serang, PT. Rajawali Nusindo, dan Gudang Alfamart Kab. Tangerang.

Dedi menyebutkan bahwa dari hasil operasi pasar dan sidak, stok ketersediaan minyak goreng untuk wilayah hukum Polda Banten masih mencukupi. "Dari hasil operasi pasar, diketahui bahwa ketersediaan minyak goreng masih cukup dengan harga sesuai HET yang telah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

Adapun rincian dari hasil operasi pasar dan sidak sebagai berikut, yakni Polres Lebak 5.000 liter minyak goreng, Polres Serang Kota 10.000 liter minyak goreng dan Terminal Tigaraksa 3.000 liter minyak goreng.

Kemudian untuk distributor besar yakni PT. Tunas Wangi stok sebanyak 50.400 liter, PT. Tugu Wicaksana stok sebanyak 18.000 liter, PT. Bukit Inti Makmur sebanyak 27.468 liter, PT. Rajawali Nusindo stok sebanyak 40.800 liter, dan Gudang Alfamart Kabupaten Tangerang stok sebanyak 2.000 liter.

Dedi menerangkan, sasaran kegiatan ini adalah untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga minyak goreng di pasar. "Distributor telah melakukan pendistribusian minyak goreng dengan benar kepada agen di pasar tradisional dan retail modern," tutur dia.

Lebih lanjut Dedi juga mengimbau kepada distributor agar segera mendistribusikan minyak goreng dan tidak ada minyak goreng yang disimpan di gudang secara berlarut-larut sehingga tidak terjadi kelangkaan minyak goreng.

Ia menekankan, Polda Banten fokus untuk memastikan distribusi minyak goreng terus lancar di masyarakat Banten. "Seusai dengan perintah Kapolda Banten, unsur Reskrim akan tegas melakukan penindakan hukum terhadap spekulan penimbun minyak goreng," tegas Dedi.

Dalam kegiatan sidak juga dihadiri Kapolres Serang Kota AKBP Maruli Ahiles Hutapea, Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan, Dandim 0603 Lebak Letkol Inf Nurwahyudi, Dandim 0602 Serang Kolonel Inf Susilo serta Forkopimda Kabupaten Lebak dan Kota Serang.

BISNIS
Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Senin, 9 Maret 2026 | 21:57

Momentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan

NASIONAL
BRIN Perkirakan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret, Ini Penjelasannya

BRIN Perkirakan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret, Ini Penjelasannya

Selasa, 10 Maret 2026 | 08:46

Peneliti Pusat Riset Antariksa dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memperkirakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berpotensi jatuh pada 21 Maret 2026

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill