Kantor PLN Serpong Diserbu Komunitas Motor Listrik, Tujuannya Isi Daya Sebelum Touring
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:15
Halaman kantor PT PLN (Persero) UP3 Serpong mendadak dipenuhi motor listrik milik komunitas ALVA sebelum memulai perjalanan touring.
TANGERANGNEWS.com-Dua mahasiswa diamankan petugas keamanan saat melakukan aksi protes di tengah-tengah rapat paripurna istimewa HUT ke-22 Provinsi Banten di Gedung DPRD Banten, Selasa 4 Oktober 2022.
Keduanya digiring keluar ruangan setelah berteriak-teriak protes sambil menyebarkan selebaran.
Dari video yang beredar di media sosial, dua mahasiswa itu berada di lantai dua ruangan saat sidang paripurna dibuka Pukul 10.29 WIB. Kemudian para petugas Satpol PP dan polisi langsung membawanya secara paksa.
"Selamat ulang tahun, Banten begini-begini aja, 22 tahun kami tidak pernah didengar," kata salah satu mahasiswa sambil berteriak, seperti dilansir dari Detikcom.
Diketahui, kedua mahasiswa itu bernama Dinda dan Santawijaya. Mereka mengaku berasal dari organisasi Keluarga Mahasiswa Lebak atau Kumala UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Adapun Dinda mengaku aksi berteriak sambil menyebar selebaran di tengah sidang itu dilakukan sebagai cara menyampaikan aspirasi. Tujuannya agar didengar pemerintah dan DPRD Banten.
"Supaya dibaca semua elemen masyarakat ada di situ petinggi di situ. Ya itu mungkin ibaratnya cara yang kami lakukan," ujarnya kepada petugas saat diamankan.
TODAY TAGHalaman kantor PT PLN (Persero) UP3 Serpong mendadak dipenuhi motor listrik milik komunitas ALVA sebelum memulai perjalanan touring.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Sebanyak 1.419 personel PT PLN UID Banten diterjunkan di berbagai wilayah Banten selama masa siaga Iduladha untuk mengantisipasi potensi gangguan listrik saat aktivitas masyarakat meningkat selama hari raya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews