Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI
Senin, 12 Januari 2026 | 11:20
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TANGERANGNEWS.com-Dua mahasiswa diamankan petugas keamanan saat melakukan aksi protes di tengah-tengah rapat paripurna istimewa HUT ke-22 Provinsi Banten di Gedung DPRD Banten, Selasa 4 Oktober 2022.
Keduanya digiring keluar ruangan setelah berteriak-teriak protes sambil menyebarkan selebaran.
Dari video yang beredar di media sosial, dua mahasiswa itu berada di lantai dua ruangan saat sidang paripurna dibuka Pukul 10.29 WIB. Kemudian para petugas Satpol PP dan polisi langsung membawanya secara paksa.
"Selamat ulang tahun, Banten begini-begini aja, 22 tahun kami tidak pernah didengar," kata salah satu mahasiswa sambil berteriak, seperti dilansir dari Detikcom.
Diketahui, kedua mahasiswa itu bernama Dinda dan Santawijaya. Mereka mengaku berasal dari organisasi Keluarga Mahasiswa Lebak atau Kumala UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Adapun Dinda mengaku aksi berteriak sambil menyebar selebaran di tengah sidang itu dilakukan sebagai cara menyampaikan aspirasi. Tujuannya agar didengar pemerintah dan DPRD Banten.
"Supaya dibaca semua elemen masyarakat ada di situ petinggi di situ. Ya itu mungkin ibaratnya cara yang kami lakukan," ujarnya kepada petugas saat diamankan.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TODAY TAGCuaca buruk berupa hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang sejak pagi hari ini memicu gangguan besar pada operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Senin 12 Januari 2026.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews