Connect With Us

Jembatan Selat Sunda Didesign Tahan Gempa 9 SR

| Minggu, 17 April 2011 | 18:51

Jembatan Suramadu (ist / ist)

 

BANTEN-Jembatan Selat Sunda (JSS) akan dibuat sebagai yang terpanjang di dunia. Jembatan itu juga harus didesain mampu tahan gempa hingga di atas 9 Skala Richter (SR) karena melewati gunung berapi dan patahan.

Hal tersebut disampaikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (15/4/2011).

"Terpanjang di dunia, teknologinya pasti sangat canggih karena di situ ada gunung berapi dan patahan jadi harus mampu tahan gempa pada skala di atas sembilan," jawab Hatta saat ditanya mengenai desain dari JSS.

JSS ini juga akan dijadikan sebagai ikon Indonesia, sehingga teknologi, desain semuanya harus dari Indonesia. "JSS intinya iconic Indonesia, oleh sebab itu kita bertekad untuk teknologinya, desainnya, BUMN, BUMD-nya, semua nasional, karena kita ingin iconic, icon Indonesia," urai Hatta.

Meski didesain dan dibuat oleh orang-orang Indonesia, namun menurut Hatta, dana pembangunannya bisa berasal dari luar negeri. Diakui Hatta, saat ini pemerintah belum mengetahui investor mana yang kira-kira bersedia mendanai pembangunan JSS.

"Kalau dananya boleh saja kita, dana itu mengalir sampai ke mana-mana, tapi kalau yang bangun itu putra putri Indonesia, desainnya harus putra putri Indonesia. Tahun 60 kita sudah bangun jembatan Semanggi, namanya Sutami dan Pak Luthfi," tambahnya.

Terkait pembangunan dan sejumlah proyek-proyek besar lainnya, Hatta mengatakan saat ini pemerintah sedang menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk pengembangan kawasan strategis. Pekan depan pemerintah akan bertemu lagi untuk menuntaskan Perpres tersebut.

Jembatan Selat Sunda yang akan menghubungkan pulau Jawa dan Sumatera diperkirakan menelan dana lebih dari Rp 100 triliun. Pemerintah mengharapkan ada swasta yang bisa mendanai proyek jembatan yang akan melintasi Selat Sunda itu. (DRA)

SPORT
Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:59

Perhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill