Connect With Us

Pedagang Pasar Tangerang dapat Kuota 2 Ton Beras Bulog, Tapi Ada Syaratnya

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 10 Oktober 2023 | 21:16

Beras Bulog. (@TangerangNews2017 / Sayuti Tan Malik)

TANGERANGNEWS.com- Kepala Bulog Sub Divisi Regional Tangerang Omar Syarif meminta para pedagang beras untuk segera mengunjungi gudang beras Bulog guna mendapatkan jatah kuota dua ton tiap pedagang.

Pasalnya, tahun ini stok beras yang tersedia di gudang dinilai telah cukup memenuhi kebutuhan warga untuk beberapa bulan ke depan, yakni sebanyak 15 ribu ton.

"Para pedagang yang terbebani tingginya harga beras dapat langsung membeli dari Bulog dengan jatah dua ton untuk setiap kios pedagang. Jadi stok beras masih aman," ujar Oman, dikutip dari medcom.id, Rabu, 11 Oktober 2023.

Kendati demikian, para pedagang diberi persyaratan untuk menjual dengan harga eceran tertinggi (het) sesuai dengan ketetapan yang telah ditentukan.

"Bagi para pedagang, tinggal mengisi administrasi yang sudah ditentukan. Namun, dengan catatan nantinya para pedagang harus menjual dengan harga eceran tertinggi (het)," terangnya.

Omar menjelaskan, proses administrasi dilakukan dalam pendistribusian beras untuk menghindari potensi kecurangan saat disalurkan ke masyarakat.

Selain itu, proses administrasi dimaksudkan untuk memfilter pedagang agar tidak menyalurkan beras HET ke masyarakat, serta tidak diperjualbelikan di atas HET.

"Jadi nggak semua dapat mengambilnya, karena mereka ini enggak mengurus administrasi," ungkapnya.

Sebagai informasi, beras Bulog yang tersedia memiliki batas harga eceran untuk dijual ke masyarakat sebesar Rp10.900 per kilogram (Kg), sebagaimana berdasarkan keputusan Badan Pangan Nasional (Bapanas). 

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Kamis, 8 Oktober 2026 | 18:44

Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill