Pemkab Tangerang Bakal Rapihkan 25 Desa Kumuh di Pesisir Utara
Senin, 25 Mei 2026 | 20:18
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana merehabilitasi kawasan Pesisir Utara dengan menargetkan sebanyak 25 desa.
TANGERANGNEWS.com-Beberapa hari terakhir harga beras di sejumlah wilayah mengalami kenaikan, tak terkecuali di Kota Tangerang.
Sigap menangani situasi ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dan Bulog Tangerang melakukan tindakan cepat dengan melakukan dropping Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Beras di pasaran.
Kali ini, Bulog melakukan dropping SPHP beras ke lima toko beras dengan jumlah dua ton per toko dan per minggunya.
Di antaranya Toko Jaya Bakti dan Toko Sinhap Pasar Anyar, Toko Beras Ko Iwan Pasar Grendeng, Toko Beras Sinar Rejeki Jalan Prabu Kian Santang Nomor 77 Sangiang Jaya dan Koperasi Primer Kartika Sidayaguna Sukasari Tangerang.
Kepala Bulog Tangerang Omar Syarif mengungkapkan penyaluran 200 ton beras di Kota Tangerang ini sebagai upaya stabilisasi harga beras.
Beras yang disalurkan dalam ukuran lima kilogram dengan harga Rp8.500 per kilonya. Sementara, pedagang hanya boleh menjual Rp9.450 per kilogram atau Rp47.250 per lima kilogram.
"Dengan dropping SPHP beras ini, masyarakat bisa memilih beras yang disalurkan Bulog ke kurang lebih 40 toko di Kota Tangerang. Pastinya dengan harga yang lebih murah dari pasaran dengan kualitas yang layak," papar Omar., Senin 28 Agustus 2023.
Program dropping SPHP beras ini akan terus dilaksanakan tanpa atas waktu, hingga harga beras di pasaran kembali stabil. Juga akan dimasifkan pada kondisi harga pasar naik seperti saat ini.
Menurut Omar ada sejumlah faktor yang mempengaruhi kenaikan harga beras di pasaran. Salah satunya karena kurangnya pasokan, berkaitan dengan musim kemarau yang panjang, secara hukum pasar jika pasokan kurang maka harga naik.
"Kemudian kedua, areal panen luasan semakin menipis di tengah permintaan pasar yang tinggi, maka jelas harga naik," jelas Omar.
Dalam data Bulog Tangerang, stok beras saat ini masih tercatat aman, dengan jumlah 17 ribu ton.
"Jadi, jika setiap bulannya keluar 1.000 ton, stok masih aman sampai 17 bulan kedepan. Jika permintaan naik dua kali lipat pun masih aman 9 bulan kedepan," katanya.
"Dengan itu, masyarakat diimbau untuk tidak panik dengan kondisi kenaikan harga beras saat ini, stok Bulog Tangerang aman dan masyarakat bisa memilih SPHP beras dengan harga yang terjangkau," tambahnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana merehabilitasi kawasan Pesisir Utara dengan menargetkan sebanyak 25 desa.
TODAY TAGRatusan UMKM di kawasan BSD City, Tangerang, diajari pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk promosi hingga dapat meningkatkan daya saing.
Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan sebagai modus penipuan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews