Connect With Us

Harga Telur di Pasar Kabupaten Tangerang Masih Tinggi, Capai Rp30 Ribu Per Kg

Dimas Wisnu Saputra | Rabu, 5 Juli 2023 | 15:33

Ilustrasi telur ayam. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Harga telur ayam negeri di beberapa pasar di Kabupaten Tangerang masih tinggi. Hal itu disebabkan banyaknya permintaan dan terus mengalami peningkatan.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Tangerang mencatat harga telur ayam negeri di pasaran masih di kisaran Rp30 ribu per Kg.

"Harga normal telur Rp24 ribu. Di pasaran itu variasi ada yang harga Rp31 ribu, Rp30 ribu dan ada juga yang 29 ribu," kata Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag Kabupaten Tangerang Iskandar Nordat, Rabu 5 Juli 2023.

Nordat mengatakan, secara umum harga bertahan diawali dari naiknya bahan baku pakan ternak ayam untuk telur dan daging ayam. 

"Permintaan konsumen atas daging dan telur juga secara perlahan ada kenaikan dari waktu ke waktu," tuturnya.

Kenaikan tersebut terjadi sejak bulan Ramadan hingga sekarang. Memang belum ada penurunan signifikan akan tetapi ketersediaan telur masih tetap terjaga.

"Secara umum harga sama dengan beberapa minggu lalu. Belum ada penurunan signifikan, tetapi ketersediaan dan pemenuhan kebutuhan tetap terjaga," pungkasnya.

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

HIBURAN
Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Senin, 19 Januari 2026 | 14:33

Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill