Connect With Us

Stabilkan Harga, Bulog Gelontorkan 10 Ton Beras di Pasar Anyar Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 15 Oktober 2019 | 17:35

Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Banten, menggelontorkan 10 juta ton beras ke Pasar Anyar Tangerang untuk stabilitasi harga, Selasa (15/10/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Banten menggelar operasi pasar untuk ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga beras di Kota Tangerang.

Kordinator Wilayah Bulog Divisi Regional Banten, Nana mengatakan, pihaknya menggelontorkan 10 ton beras ke Pasar Anyar Tangerang untuk stabilitasi harga.

"Kami keluarkan 10 ton beras untuk Kota Tangerang dari Thailand," ujar Nana saat operasi pasar di Pasar Anyar, Kota Tangerang, Selasa (15/10/2019).

Beras yang digelontorkan itu untuk dijual di Pasar Anyar dengan harga Rp8.500 per kilogramnya. Harga jual tersebut lebih murah dibanding harga pasaran saat ini yang per kilogramnya menyentuh Rp11.500.

"Semuanya kita jual, karena untuk menstabilisasi harga," ungkap Nana.

BACA JUGA:

Nana menyebut, operasi pasar dalam rangka menstabilisasi harga ini tak hanya digelar di Pasar Anyar. Rencananya, beberapa waktu ke depan akan digelar operasi serupa di pasar kawasan Ciledug.

"Ketersediaan beras di kami untuk tiga bulan ke depan aman, ya, ada 2 juta ton," tuturnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang, Herman Suwarman menambahkan, pihaknya gencar menggelar operasi pasar di Kota Tangerang setiap tiga pekan sekali.

Selain untuk menstabilisasi harga, kata Herman, operasi pasar juga akan menekan peredaran beras plastik sehingga pangan yang dikonsumsi masyarakat sangat aman.

"Pertiga bulan sekali kami adakan operasi pasar. Kaitan beras plastik, kami sudah adakan survei ke beberapa pasar hampir semua tidak diadakan beras plastik," pungkasnya.(MRI/RGI)

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

OPINI
Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump

Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34

Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill