Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang
Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42
Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) merencanakan pekerjaan kontruksi rehabilitasi jalan dan drainase di beberapa titik.
Kegiatan penyelenggaraan jalan Provinsi itu akan dilakukan pada minggu ke-3 bulan April 2024.
Informasi ini terlampir dalam surat Nomor 600.1.8/870-DPUPR/2024 perihal pemberitahuan Pekerjaan Kontruksi Rehabilitasi Jalan dan Drainase Tahun Anggaran 2024, yang ditandatangani oleh Kepala DPUPR Banten Arlan Marzan.
Adapun beberapa titik jalan kewenangan Provinsi yang akan dilakukan rehabilitasi drainase yakni pada ruas jalan yang tersebar di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai berikut:
1. Rehabilitasi drainase ruas jalan MH Thamrin Kota Tangerang
2. Rehabilitasi drainase ruas jalan Pajajaran Kota Tangsel
3. Rehabilitasi drainase ruas jalan Pondok Cabe Kota Tangsel
4. Rehabilitasi drainase ruas jalan Puspitek Raya Kota Tangsel
Berkaitan dengan adanya penanganan rehabilitasi drainase ruas jalan tersebut, maka dengan ini Pemprov Banten meminta dukungan bersama dari masyarakat serta berbagai pihak terkait, untuk merelokasi keberadaan utilitas dan infrastruktur di lokasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi tersebut.
Dibutuhkan pula kerjasama dan partisipasi bersama masyarakat dan semua pihak guna kelancaran dan keberhasilan rehabilitasi jalan dan drainase pada lokasi yang disebutkan.
Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu
TODAY TAGBINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews