Connect With Us

PT PGN Bersihkan Ratusan Kilogram Sampah di Pantai Teluk Labuan Banten

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 11 Juni 2024 | 12:06

Acara Coastal Clean Up (CCU) yang digelar di Pantai Teluk Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten pada Rabu, 5 Juni 2024 hingga Jumat, 7 Juni 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Subholding Gas PT Pertamina (Persero), PT PGN Tbk mengumpulkan ratusan kilogram sampah dalam acara Coastal Clean Up (CCU) yang digelar di Pantai Teluk Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten pada Rabu, 5 Juni 2024 hingga Jumat, 7 Juni 2024. 

Acara ini diadakan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 dengan tema "Penyelesaian Krisis Iklim dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan". 

Kegiatan ini dilakukan oleh PGN guna menjaga kebersihan dan kelestarian Pantai Teluk, bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Pemerintah Provinsi Banten, serta Pemerintah Daerah Pandeglang.

Acara ini melibatkan sekitar 426 peserta dari berbagai kalangan, termasuk ASN, TNI, Polri, pelajar, mahasiswa, komunitas lingkungan, masyarakat, dan pekerja PGN.

Kegiatan ini juga menggunakan dua unit alat berat dan sepuluh armada pengangkut sampah, berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pandeglang.

Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN, Rachmat Hutama, menyatakan bahwa kegiatan bersih pantai ini menjadi momentum bagi PGN, para pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. 

Dengan menjaga kebersihan garis pantai, kita turut melestarikan ekosistem laut dan mengurangi pencemaran lingkungan.

Sebagai Subholding Gas Pertamina, kata Rachmat, PGN berkomitmen untuk menerapkan aspek Environmental, Social, dan Governance (ESG) dalam berbagai kegiatan, serta berbaur dengan masyarakat agar dapat memberikan manfaat langsung. 

"Dengan menjaga kebersihan serta kelestarian di garis pantai, maka kita ikut membantu untuk melestarikan ekosistem di lautan dan meminimalisir pencemaran lingkungan sekitarnya," ujar Rachmat.

Sebagaimana diketahui, Pantai Teluk Labuan memiliki sejarah dalam pengelolaan sampah, sehingga PGN terdorong untuk terlibat dalam pembersihan di sana. 

Diharapkan, dengan kondisi pantai yang bersih, wisata pantai dan kuliner laut di sekitar pantai dapat semakin berkembang, yang pada gilirannya akan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengurangi pencemaran yang disebabkan oleh sampah organik dan non-organik.

Kegiatan bersih pantai ini diharapkan dapat menggugah kesadaran semua pihak untuk selalu menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah di pantai atau sungai yang bermuara di laut, serta lebih menghargai keindahan pantai. 

Selain itu, dibutuhkan juga sinergi dengan pemerintah setempat untuk menghasilkan solusi dalam mengatasi permasalahan pengelolaan sampah di pantai.

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

NASIONAL
Bukan Cuma untuk RS Islam, Kemenkes Dorong Seluruh RS Bersertifikat Syariah

Bukan Cuma untuk RS Islam, Kemenkes Dorong Seluruh RS Bersertifikat Syariah

Rabu, 6 Mei 2026 | 17:46

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendorong rumah sakit (RS) di Indonesia untuk mengadopsi standar pelayanan berbasis syariah sebagai nilai tambah pelayanan holistik.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BANTEN
Andra Soni Wanti-wanti ASN Dilarang Titip Siswa di SPMB SMA/SMK Negeri 2026

Andra Soni Wanti-wanti ASN Dilarang Titip Siswa di SPMB SMA/SMK Negeri 2026

Selasa, 5 Mei 2026 | 14:48

Gubernur Banten Andra Soni secara tegas melarang keras praktik titip-menitip siswa dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill