Connect With Us

Imah Kopi Banten Kembangkan Budidaya Kopi Lokal hingga Tembus Ekspor

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 17 Februari 2025 | 21:52

Pj Gubernur Banten A Damenta meninjau Imah Kopi Banten di Kelurahan Juhut, Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, Senin 17 Februari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Imah Kopi Banten merupakan upaya Pemerintah Provinsi Banten membudidayakan kopi dari hulu sampai hilir mulai dari penanaman kopi, pengolahan, sampai dengan pemasarannya.

Imah Kopi Banten yang terletak di kaki Gunung Karang, Kabupaten Pandeglang ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pertanian Provinsi Banten, dengan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Banten, dan masyarakat. 

Pj Gubernur Banten, A Damenta mengatakan, kopi merupakan komoditas perkebunan di Banten. Produksi kopi di Banten mencapai 2.100 ton per tahun.

Ia optimis, budidaya kopi di Imah Kopi Banten memiliki potensi yang bagus. Apalagi ditunjang oleh branding pemasaran yang kekinian dengan tagline 'Seruput Kopi Banten Rasa Nikmat Aroma Kuat'. 

"Kita berharap budidaya kopi bisa meningkatkan perekonomian masyarakat," ungkap A Damenta usai melaksanakan Meeting by Omset (MbO) dan Peninjauan Perkebunan Kopi di Imah Kopi Banten, Kelurahan Juhut, Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, Senin 17 Februari 2025.

A Damenta berharap, Imah Kopi Banten menjadi pendorong berkembangnya Kopi Banten dan dikembangkan menjadi sebuah ekowisata unggulan di Provinsi Banten.

"Imah Kopi Banten, letaknya di kaki Gunung Karang dan memiliki view yang sangat indah. Memiliki potensi ekowisata yang besar untuk mendongkrak perekonomian masyarakat," katanya.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauhid mengatakan satu pertiga hasil produksi kopi Banten dihasilkan dari kawasan Gunung Karang. 

Menurutnya, unggulan Kopi Banten adalah jenis Kopi Robusta, meskipun banyak juga menghasilkan jenis Kopi Arabika. Agus optimis, Kopi Banten bisa bersaing dengan kopi-kopi lain di nusantara. 

"Keunggulan Kopi Robusta Banten memiliki kandungan kafein yang lebih rendah dibanding Kopi Robusta di wilayah Nusantara lainnya. Rasanya lebih soft. Saya optimis Kopi Banten bisa bersaing,” kata Agus. 

Manajer Imah Kopi Banten Aan mengatakan, produksi kopinya sudah merambah ekspor. “Salah satu tujuan ekspor adalah Malaysia,” kata Aan.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TOKOH
Ian Chavidz ASN Kota Tangerang Terpilih Ketua Alumni IPDN Angkatan 22

Ian Chavidz ASN Kota Tangerang Terpilih Ketua Alumni IPDN Angkatan 22

Sabtu, 9 Mei 2026 | 21:21

ASN Kota Tangerang Ian Chavidz Rizqiullah resmi terpilih sebagai Ketua alumni IPDN Angkatan 22 Adipati periode 2026-2030. Ia unggul telak dalam pemilihan yang digelar secara daring melalui sistem voting elektronik.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill