Connect With Us

Pernah Dibersihkan Pandawara, Gubernur Banten Cari Solusi Atasi Sampah di Pantai Teluk Labuan

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 19 April 2025 | 21:07

Gubernur Banten Andra Soni saat membersihkan tumpukan sampah di Pantai Teluk Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Jumat 18 April 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Penumpukan sampah terus terjadi di Pantai Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Meski sempat dibersihkan oleh aktivis lingkungan Pandawara Group pada tahun 2023, ternyata hal ini tidak menyelesaikan masalah sampah di lokasi tersebut.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, perlu solusi jangka panjang dan komprehensif untuk penyelesaian penumpukan sampah di Pantai Desa Teluk Labuan.

"Hari ini kita tinjau kondisi di Desa Teluk, ini (tumpukan sampah) dulu sempat ramai, bahkan beberapa tahun lalu sudah ada gerakan pembersihan sampah bersama relawan Pandawara dan pihak lainnya," ungkapnya saat membersihkan sampah di Pantai Desa Teluk, Jumat 18 April 2025.

Andra Soni mengungkapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan melakukan kajian terkait penyelesaian tumpukan sampah yang berulang itu.

"Kita akan membuat kebijakan sebagai upaya besar agar tempat ini mendapatkan penanganan yang baik, sehingga potensinya bisa dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat," katanya.

Sementara, Kepala DPUPR Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan, dalam pembersihan tumpukan sampah tersebut pihaknya menerjunkan 120 personil, dibantu dengan 2 alat berat, serta 5 kendaraan dump truk.

Dalam waktu dekat Pemprov Banten akan melakukan pembahasan dan perencanaan dalam rangka mengatasi permasalahan sampah di Pantai Teluk, agar tidak kembali terjadi penumpukan sampah.

"Kita juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, karena ini penting untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan," katanya.

Selain itu, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Pemkab Pandeglang agar ada penyediaan tempat penampungan sampah sementara. Sebab, yang saat ini ada belum mencukupi daya tampungnya.

Pada kesempatan itu, Arlan juga menyampaikan dampak buruk dari membuang sampah ke sungai, di antaranya dapat mengakibatkan banjir dan pencemaran lingkungan.

"Kita mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, dan jangan membuang sampah ke sungai, karena banyak risiko membuang sampah ke sungai," pungkasnya.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Habiskan Rp13 Miliar, Begini Potret Hasil Penataan Rumah Nelayan Mauk yang Dulunya Kumuh

Habiskan Rp13 Miliar, Begini Potret Hasil Penataan Rumah Nelayan Mauk yang Dulunya Kumuh

Jumat, 17 April 2026 | 08:00

Kampung nelayan di Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, yang dulunya kumuh berubah drastis menjadi permukiman asri dan nyaman.

AYO! TANGERANG CERDAS
Dibuka hingga 8 Juli, Begini Tata Cara Pendaftaran pra-SPMB SD 2026 di Kota Tangerang

Dibuka hingga 8 Juli, Begini Tata Cara Pendaftaran pra-SPMB SD 2026 di Kota Tangerang

Selasa, 14 April 2026 | 13:56

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan mulai membuka tahapan pra-Sistem Penerimaan Murid Baru (pra-SPMB) untuk jenjang Sekolah Dasar sejak Senin, 13 April 2026.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill