Connect With Us

Napi Lapas Tangerang Produksi Bahan Bangunan dari Limbah PLTU, Dipakai Proyek Perumahan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29

Warga binaan Lapas Kelas I Tangerang membuat paving blok dari limbah pembakaran batu bara bekas PLTU. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang memproduksi berbagai bahan bangunan dengan memanfaatkan limbah pembakaran batu bara (Fly Ash and Bottom Ash/FABA) dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Produk yang dihasilkan dari program Jawara Beton ini meliputi paving block, bataton press, roster, pagar panel, modul rumah, hingga tetrapod pemecah ombak.

Seluruh proses produksi, mulai dari pengolahan material, pencetakan, hingga konstruksi, dilakukan langsung oleh para warga binaan.

Salah satu hasil nyata dari program ini adalah pembangunan rumah contoh tipe 36 di dalam area Lapas. Rumah tersebut dibangun menggunakan panel Rumah Instan Hemat Aman (RISHAM) dan bataton hasil karya warga binaan.

Saat ini, produk-produk tersebut bahkan telah terserap di pasar luar Lapas, termasuk digunakan pada proyek pembangunan kawasan perumahan dan rumah Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kepala Lapas Kelas I Tangerang Beni Hidayat menjelaskan Jawara Beton merupakan program pembinaan produktif yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan dan masyarakat.

Program ini tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, melainkan sebagai sarana pembinaan mental, keterampilan, dan kesiapan warga binaan untuk kembali ke masyarakat.

"Di setiap proses yang dijalani, mereka belajar tentang tanggung jawab, kerja keras, dan keyakinan bahwa mereka masih memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik," ujarnya, Selasa 26 Mei 2026.

Saat ini, program Jawara Beton melibatkan 72 warga binaan yang telah melalui proses asesmen dan pelatihan.

Dalam pelaksanaannya, Lapas Kelas I Tangerang bekerja sama dengan berbagai pihak di antaranya PLTU, PT Wijaya Karya (WIKA), dan HSP Akademi.

Untuk menjaga daya saing di pasaran, produk yang dihasilkan juga telah melalui pengujian laboratorium secara berkala.

Program ini mendapat apresiasi dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik (Pusdatin KP) Kemenimipas, M. Akbar Hadiprabowo, menyatakan bahwa Jawara Beton menjadi bukti nyata bahwa proses pembinaan di Pemasyarakatan berjalan produktif dan berdampak positif.

"Keterlibatan 72 warga binaan dalam program Jawara Beton menjadi bukti pembinaan mampu membangun keterampilan, kepercayaan diri, dan harapan baru agar mereka kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat," kata Akbar saat melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas I Tangerang.

 

 

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill