Connect With Us

Pemprov Banten Segera Bangun Hunian Tetap untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Lebak

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 29 Mei 2025 | 20:25

Gubernur Banten Andra Soni saat mengunjungi hunian sementara warga korban banjir bandang dan longsor di Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Kamis 29 Mei 2205. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten, Andra Soni berjanji akan segera membangun Hunian Tetap (Huntap) bagi warga yang rumahnya terdampak banjir bandang dan longsor di Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak.

Saat ini, diketahui ada sebanyak 112 kepala keluarga (KK) terdampak banjir dan longsor yang tinggal di Hunian Sementara (Huntara) Kampung Cigobang. Mereka bertahan di sana sejak tahun 2020.

"Alhamdulillah tadi kita berdialog dengan warga, dan mereka tetap menginginkan pembangunan Huntap di sekitar sini yang lahannya sudah disiapkan oleh Pemkab Lebak," kata Andra Soni usai menemui masyarakat yang tinggal di Huntara, Kamis 29 Mei 2025.

Menurut Andra, untuk bisa membangun Huntap dengan baik, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan melakukan pengerasan jalan menuju Huntara dan pematangan lahan.

"Dengan begitu, akses kendaraan berat bisa masuk ke lokasi. Luas lahannya sekitar 5,4 hektar," ujarnya. 

Pada kesempatan itu Andra Soni juga mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Pemkab Lebak dalam mempersiapkan lahan dan lainnya.

“Insya Allah dengan kolaborasi yang kuat antar seluruh pihak, secara bertahap pembangunan Huntap ini akan segera direalisasikan. Dukungan dari Pak Bupati luar biasa. Lahannya sudah disiapkan tinggal aksesnya kita perbaiki segera," ungkapnya. 

Ditegaskan Gubernur Andra, Pemprov Banten berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan dan Kementerian Perumahan Kawasan Permukiman, untuk pembangunan rumah dan pematangan lahan secara keseluruhan. 

Selain itu juga Serta dengan Badan Geologi yang akan memberikan rekomendasi teknis tentang kelayakan dan keamanan tanahnya.

"Insya allah dalam waktu dekat hasilnya akan disampaikan," pungkasnya. 

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman (PRKP) Provinsi Banten M Rachmat Rogianto mengatakan, sesuai arahan Gubernur Banten, dirinya akan segera melakukan pengerasan akses utama jalan yang menuju ke Huntara, sehingga bisa dilalui oleh kendaraan berat.

"Setelah itu, kita akan melakukan perataan lahan pada area yang terjangkau sesuai site plan yang akan dijadikan sebagai Huntap," katanya.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

KAB. TANGERANG
Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 22:18

Warga Kampung Bayur, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, dihebohkan oleh penemuan sesosok mayat pria pada Jumat malam 2 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill