Connect With Us

Kasus Cikeusik, Deden Sudjana Divonis Enam Bulan Penjara

| Senin, 15 Agustus 2011 | 21:52

Jaket Hitam Cikeusik (ist / ist)

TANGERANG - Ketua Keamanan Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) Deden Sudjana divonis enam bulan penjara oleh majelis hakim PN Serang. Deden Sudjana terbukti bersalah karena telah melawan aparat keamanan dan telah melakukan penganiayaan.

Ketua Majelis Hakim PN Serang Sumartono dalam amar putusannya, Deden Sudjana alias Deden bin Surya Sudjana terbukti telah melanggaran pasal 212 KUHP karena melawan petugas aparat keamanan saat akan dievakuasi dari rumah Suparman di Cikeusik, Kabupaten Pandeglang sebelum bentrokan terjadi pada Minggu 6 Februari 2011 lalu.

Selain itu, terdakwa Deden Sudjana juga telah terbukti melanggar pasal 351 KUHP karena telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap Idris alias Idis. Dengan terbuktinya dua pasal tersebut, Ketua Majelis Hakim PN Serang menjatuhkan vonis enam bulan penjara dikurangi masa tahanan

“Terdakwa telah melawan aparat hukum dan melakukan penganiayaan,” kata Sumartono. Vonis terhadap Deden Sudjana yang dijatuhkan oleh ketua Majelis Hakim PN Serang ini, lebih ringan tiga bulan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Karena JPU telah menuntut terdakwa Deden Sudjana selama 9 bulan penjara pada persidangan sebelumnya. Putusan majelis hakim ini, berbeda dengan dakwaan yang disampaikan oleh JPU dalam dakwaan primernya yakni pasal 160 KUHP tentang penghasutan. Karena, kata Majelis Hakim, unsur-unsur yang didakwakan dalam dakwaan primer tersebut tidak terbukti.

 Namun terdakwa Deden, saat ini dikenakan pasal 212 KUHP karena melawan aparat hukum dan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Hal-hal yang memberatkan terdakwa Deden, yakni perbuatan terdakwa telah meresahkan masyarakat, khususnya masyarakat Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang.

Sedangkan hal-hal yang meringankannya yaitu terdakwa berlaku sopan selama proses persidangan dan belum pernah dihukum. (DRA)
AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill