Connect With Us

Terima Kunker Ketua MPR, Gubernur Banten Minta Banjir di Tangerang Raya Jadi Perhatian Khusus

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 14 Juli 2025 | 21:03

Gubernur Banten Andra Soni saat saat menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin 14 Juli 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Andra Soni memaparkan program prioritas dan tantangan yang dihadapi di Provinsi Banten saat menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin 14 Juli 2025.

Salah satu hal yang disampaikan pemerintah kabupaten/kota, kata Andra Soni, terkait permasalahan sungai menjadi kewenangan Pemerintah Pusat yang harus ditindaklanjuti.

"Kemarin saat banjir yang terjadi di Tangerang Raya ini perlu perhatian khusus yang harus kita sampaikan ke sana (Pemerintah Pusat)," imbuhnya.

Menurutnya, tim pengendalian banjir Provinsi Banten sedang menginventarisir sungai-sungai yang kemarin meluap dan banjir. "Nanti hasil laporan teknis akan kita tindak lanjuti di level bupati/walikota," sambungnya.

Andra Soni juga menyampaikan sejumlah program dan kegiatan yang tengah dilakukan oleh Pemprov Banten.

Di antaranya terkait program prioritas, yakni Program Sekolah Gratis bagi SMA, SMK dan SKh swasta serta program bangun jalan desa sejahtera (Bang Andra). 

"Tadi juga para bupati dan wali kota menyampaikan hal-hal, kita minta saran kemudian berdasarkan pengalaman yang beliau miliki untuk membantu kami membangun komunikasi dengan pemerintah pusat," katanya.

Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menjelaskan kunjungan tersebut dilakukan, salah satunya untuk memastikan amanah yang telah diberikan masyarakat kepada kepala daerah, khususnya Gubernur Banten.

"Kami ingin memastikan amanah yang diberikan masyarakat Banten kepada Gubernur, sejak dilantik sebagai Gubernur Banten itu berjalan baik dan itikad untuk memenuhi janji juga bersemangat, dengan kemampuan yang dimiliki dan keterbatasan yang ada," ujarnya.

Ahmad Muzani juga menilai, Andra Soni terus berusaha dalam memenuhi janji-janjinya kepada masyarakat. Di antaranya dengan membangun jalan desa melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera.

"Sekarang sudah mulai dibangun, meskipun belum bisa maksimal, karena itu butuh kesabaran, butuh biaya dan waktu yang panjang. Tapi sebagai sebuah start untuk membangun jalan-jalan desa dengan program Bang Andra. Mudah-mudahan pada waktu yang akan datang jalan-jalan desa di Banten makin bagus dan lancar," katanya.

Ahmad Muzani juga mengapresiasi Program Sekolah Gratis bagi SMA, SMK dan SKh swasta yang dilakukan oleh Pemprov Banten. Dimana para siswa diberikan bantuan subsidi.

"Tentu saja ini upaya mencerdaskan kehidupan masyarakat di Banten yang lebih cepat lebih baik, saya support," pungkasnya.

WISATA
Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 14:27

Festival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

OPINI
Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:17

Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill