Connect With Us

PLN UID Banten Gelar Lomba Dekorasi Gapura, Hadiahnya Rp80 Juta

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 13 Agustus 2025 | 13:30

Poster pengumuman lomba dekorasi lampu hias gapura dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 RI oleh PLN UID Banten. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten mengadakan lomba bertajuk Gapura Bercahaya untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. 

Ajang ini terbuka bagi seluruh Rukun Warga (RW) di Provinsi Banten yang ingin mempercantik gapura dengan sentuhan lampu hias memanfaatkan listrik resmi dari PLN.

General Manager PLN UID Banten Muhammad Joharifin mengatakan, lomba ini tidak hanya menjadi sarana untuk merayakan kemerdekaan, tetapi juga sebagai edukasi pentingnya penggunaan listrik yang aman, legal, dan produktif.

“Lomba ini bukan hanya soal mempercantik lingkungan, tetapi juga menjadi ajang gotong royong, mempererat kebersamaan warga, dan mendorong pemanfaatan listrik secara resmi dan bijak,” ucapnya.

Joharifin menambahkan, pihaknya berharap Gapura Bercahaya bisa menjadi agenda tahunan yang tidak sekadar menambah kemeriahan perayaan kemerdekaan, tetapi juga berperan meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan instalasi listrik sekaligus mendorong rasio elektrifikasi.

Pelaksanaan lomba akan dimulai pada 11–25 Agustus 2025, sementara penjurian berlangsung 26–31 Agustus 2025. 

Penilaian dilakukan melalui kunjungan langsung ke lokasi peserta dan evaluasi video dokumentasi yang diunggah di Instagram resmi RW atau perwakilan warga, dengan menandai akun @pln_uidbanten serta menggunakan tagar #GapuraBercahayaPLN2025, #PLNUIDBanten, #PESTADARIPLN, dan #HUTRI80.

Total hadiah yang dipersiapkan mencapai Rp80 juta, ditambah berbagai hadiah hiburan berupa perlengkapan elektronik rumah tangga. 

Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui tautan tiny.cc/Gapurabercahaya, atau melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di App Store dan Google Play.

Lebih lanjut, PLN UID Banten telah menyediakan nomor kontak per wilayah, mulai dari Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Kota Cilegon, Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, hingga Kabupaten Pandeglang. Berikut daftar nomor kontaknya.

  • Kota Tangerang (UP3 Cikokol): +62 811 1221 768
  • Kota Tangsel (UP3 Serpong): +62 857 8613 1818
  • Kab. Tangerang (UP3 Teluknaga/Cikupa): +62 811 1221 776 / +62 822 2118 6976
  • Kota Cilegon (ULP Cilegon): +62 857 3630 2500
  • Kota Serang (UP3 Banten Utara/Serang): +62 877 7855 9567 / +62 812 8437 1213
  • Kab. Serang (ULP Cikande/Anyer): +62 852 1994 4692 / +62 813 3031 4645
  • Kab. Lebak (ULP Rangkas/Malingping): +62 877 7780 0034 / +62 878 7140 4002
  • Kab. Pandeglang (ULP Pandeglang/Labuan): +62 856 0039 5316 / +62 878 7140 4002
BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill