Connect With Us

Program 3 Juta Rumah Prabowo, MGK Serang Jadi Model Hunian Layak MBR

Redaksi | Minggu, 24 Agustus 2025 | 21:31

Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko (TKPR) Kementerian PKP Aziz Andriansyah (baju batik) saat berkunjung ke Perumahan MGK Serang, Sabtu 23 Agustus 2025. (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com – Program pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto mulai menunjukkan dampak positif. Salah satunya terlihat pada Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Serang-Banten yang mendapat apresiasi langsung dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko (TKPR) Kementerian PKP, Aziz Andriansyah menegaskan bahwa pembangunan rumah subsidi berkualitas menjadi bagian penting dalam misi pemerintah. Apalagi, sektor perumahan memiliki efek berganda yang mampu menggerakkan banyak industri sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

“Saya sudah melihat langsung Perumahan MGK dan kualitasnya sangat baik. Tidak hanya rumahnya yang kokoh, lingkungannya juga ditata dengan rapi dan hijau. Perumahan ini bisa jadi model untuk pengembang lain di Indonesia,” ujar Aziz saat kunjungan ke Perumahan MGK Serang, Banten, Sabtu 23 Agustus 2025.

MGK Serang bukan hanya menghadirkan rumah subsidi yang layak huni, tetapi juga dipilih sebagai pilot project Indonesia Green Affordable Housing atau perumahan hijau terjangkau. Konsep ini mensyaratkan rumah tahan gempa, hemat energi, memiliki ventilasi sehat, hingga sistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

Presiden Direktur PT Infiniti Triniti Jaya, Samuel S. Huang menyambut baik apresiasi tersebut. Ia menegaskan pihaknya membangun perumahan subsidi dengan standar tinggi agar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa hidup nyaman dan aman.

“Walaupun ini rumah subsidi, jalan lingkungan kami buat lebar, ada drainase yang baik, keamanan 24 jam, dan penghijauan. Kami ingin masyarakat betul-betul merasa layak tinggal bersama keluarga,” ungkapnya.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pemerintah juga memberikan banyak kemudahan, mulai dari BPHTB dan PBG gratis, insentif PPN ditanggung pemerintah, hingga tambahan kuota FLPP mencapai 350 ribu unit tahun ini. Kebijakan itu membuat akses masyarakat untuk memiliki rumah pertama jadi lebih mudah.

Perumahan MGK sendiri telah mengantongi sertifikat Bangunan Gedung Hijau (BGH) Predikat Utama serta penghargaan internasional Rumah Subsidi Platinum dari FIABCI Indonesia-REI Excellence Awards 2024.

Bertepatan dengan HUT RI ke-80, Infiniti Realty juga meluncurkan cluster terbaru, Cluster Permai, dengan total 186 unit rumah subsidi seharga Rp166 juta. Khusus 100 unit pertama, perusahaan memberikan promo bebas uang muka dan biaya notaris.

BANDARA
InJourney Airports dan Polres Bandara Soetta Perketat Keamanan Kargo Pasca Pencurian Tas Ekspor

InJourney Airports dan Polres Bandara Soetta Perketat Keamanan Kargo Pasca Pencurian Tas Ekspor

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:11

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) dan Polres Bandara Soekarno-Hatta memperkuat aspek keamanan lingkungan bandara.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill