Connect With Us

Lagi Hujan Deras, Andra Soni Bareng Kapolda Banten Turun Temui Massa Aksi di Serang 

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 31 Agustus 2025 | 14:57

Gubernur Banten Andra Soni bersama Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki turun langsung menemui massa aksi demonstrasi di Jalan Ahmad Yani, Kota Serang, Sabtu, 30 Agustus 2025 (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Gubernur Banten Andra Soni bersama Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki turun langsung menemui massa aksi demonstrasi di Jalan Ahmad Yani, Kota Serang, Sabtu, 30 Agustus 2025, malam. Aksi yang digelar sejak siang hingga malam itu diikuti gabungan mahasiswa, pelajar, dan pengemudi ojek online.

Meski diguyur hujan deras, Andra Soni mencoba berdialog dengan massa aksi. Ia menyatakan siap untuk menampung aspirasi masyarakat.

“Saya turut berduka cita atas meninggalnya saudara Affan Kurniawan, pengemudi ojek online, pada aksi kemarin. Musibah ini menjadi pelajaran berharga untuk kita semua, termasuk pemerintah daerah,“ ujar Andra.

Menurutnya, ada sejumlah hal yang disuarakan massa, mulai dari pengurusan administrasi seperti SKCK hingga penanganan masalah hukum yang menimpa rekannya.

“Untuk seluruh pihak, mari sama-sama menjaga agar semua berjalan kondusif. Sampaikan aspirasi dengan baik, karena itu hak yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar. Saya minta masyarakat tetap tenang, ikuti arahan sesuai hukum, dan jika ingin menyampaikan aspirasi maupun tuntutan, lakukan dengan cara yang dilindungi undang-undang,” ujarnya.

Andra menambahkan, kepemimpinannya di Provinsi Banten terbuka terhadap kritik dan masukan dari rakyat. 

“InsyaAllah, di masa kepemimpinan saya di Provinsi Banten, aspirasi masyarakat akan terus kita dengar,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki meminta massa untuk menyuarakan aspirasi dengan damai dan tidak melakukan tindakan anarkis. Ia juga menjanjikan akses dialog langsung dengan pejabat terkait.

“Kalau kawan-kawan ingin bertemu dengan anggota DPR atau dengan Gubernur, silakan lewat saya. Akan saya jembatani. Tapi jangan beramai-ramai, cukup perwakilan 10 orang. Kalau perlu, saya akan kawal langsung ke ruangan saya untuk berdialog,” ujar Hengki.

Perwakilan massa aksi, Gozali, warga Kota Serang, menilai langkah Gubernur dan Kapolda turun langsung ke lokasi layak dihargai. 

“Saya di sini mewakili masyarakat, khususnya warga Kota Serang, yang ingin menyampaikan aspirasi terhadap kinerja DPR dan Polri,” ucapnya.

Sebelumnya, massa aksi sempat menggelar demonstrasi di perempatan Ciceri, Kota Serang, sebelum berusaha bergerak menuju Mapolres Serang Kota. 

Namun langkah itu terhenti setelah aparat kepolisian melakukan penghadangan di kawasan Lampu Merah Sumur Pecung. Blokade tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Banten Brigjen Hengki.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Sasar 109 Ribu Anak Program ORI Campak

Pemkot Tangsel Sasar 109 Ribu Anak Program ORI Campak

Kamis, 2 April 2026 | 20:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.

BANDARA
Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 3 April 2026 | 21:18

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong brand lokal berbasis Intellectual Property (IP) atau kekayaan intelektual agar mampu bersaing di panggung global.

WISATA
47 Ribu Orang Kunjungi Kawasan Wisata Kota Tangerang saat Libur Lebaran 2026, Wisata Air Paling Favorit

47 Ribu Orang Kunjungi Kawasan Wisata Kota Tangerang saat Libur Lebaran 2026, Wisata Air Paling Favorit

Kamis, 2 April 2026 | 16:47

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mencatat tingginya angka kunjungan masyarakat ke sejumlah destinasi wisata selama periode libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.

OPINI
Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Kamis, 2 April 2026 | 20:42

Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill