Connect With Us

Produksi Padi Banten Tembus 1,8 Juta Ton di Tahun 2025

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 7 Januari 2026 | 21:21

Gubernur Banten Andra Soni saat mengecek penggilingan beras di Serang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Provinsi Banten mencatatkan progres signifikan di sektor ketahanan pangan sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan data terbaru, produksi padi di wilayah ini melonjak sebesar 16,84 persen, memperkuat posisi Banten sebagai salah satu lumbung pangan nasional di bawah kepemimpinan Gubernur Andra Soni.

Kenaikan produksi ini selaras dengan perluasan area panen yang kini mencapai 349.288 hektare, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya seluas 299 ribu hektare.

 

Data Produksi dan Wilayah Penopang

Gubernur Andra Soni merinci bahwa lonjakan produksi dari 1,5 juta ton pada 2024 menjadi 1,8 juta ton gabah pada tahun 2025, didorong oleh produktivitas tinggi di tiga wilayah utama, yakni Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang.

Menurutnya, tren positif ini merupakan hasil dari sinkronisasi kebijakan antara Pemerintah Pusat dan daerah, terutama pada aspek teknis di hulu pertanian.

"Pencapaian ini didorong oleh intervensi konkret seperti penurunan harga pupuk, penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk Gabah Kering Panen (GKP) yang lebih adil bagi petani, serta perbaikan masif pada infrastruktur irigasi," ujar Andra Soni saat menghadiri Panen Raya di Kramatwatu, Rabu 7 Januari 2026.

 

Proteksi Lahan dan Stimulus Petani

Menghadapi tahun 2026, Pemprov Banten memprioritaskan keberlanjutan produksi melalui jalur regulasi.

Fokus utama diarahkan pada perlindungan lahan persawahan agar tidak beralih fungsi melalui Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan program Lahan Sawah Dilindungi (LSD).

Sebagai bentuk dukungan operasional, pemerintah juga menyalurkan stimulus berupa satu ton bibit unggul varietas Inpari 32, Cakrabuana, dan Biosalin 1 kepada lima kelompok tani, yaitu Kelompok Tani Kertabakti, Cibesi, Sirandu, Tani Bakti, dan Sari Asih.

 

Efek Nasional: Swasembada Lebih Cepat

Capaian di Banten ini menjadi bagian dari keberhasilan nasional. Dalam sambutan daringnya, Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kerja keras daerah yang membuat target swasembada pangan tercapai hanya dalam satu tahun masa pemerintahan, jauh lebih cepat dari proyeksi awal empat tahun.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menambahkan bahwa kesejahteraan petani secara nasional turut merangkak naik, tercermin dari Nilai Tukar Petani (NTP) yang kini menyentuh angka 125.

"Produksi beras nasional tahun 2025 mencapai 34 juta ton. Ini adalah kerja teknis yang terukur dari seluruh elemen di pusat maupun daerah," pungkas Amran.

TANGSEL
Treatment aaPRP di RS Sari Asih Bintaro untuk Kulit Tenang & Bercahaya

Treatment aaPRP di RS Sari Asih Bintaro untuk Kulit Tenang & Bercahaya

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12

Beragam faktor seperti polusi, stres, hingga proses penuaan dapat memengaruhi kondisi kulit. Dampaknya mulai dari tekstur kulit yang tidak merata, bekas jerawat yang sulit hilang, warna kulit kusam, hingga berkurangnya elastisitas kulit.

BANDARA
Berbagi Kebahagiaan Iduladha, Bandara Soetta Salurkan 18 Ekor Sapi untuk Warga Sekitar

Berbagi Kebahagiaan Iduladha, Bandara Soetta Salurkan 18 Ekor Sapi untuk Warga Sekitar

Jumat, 29 Mei 2026 | 17:47

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), menunjukkan kepedulian sosialnya kepada warga sekitar wilayah di momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

NASIONAL
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum

Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum

Kamis, 28 Mei 2026 | 13:09

Partai Gerindra merespons polemik terkait bantuan 1.098 ekor sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto yang menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill