TANGERANGNEWS.com- Seorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi bulan-bulanan warganet setelah videonya menolak seorang siswi SMP di kawasan Pondok Ranji, Tangerang Selatan (Tangsel), beredar luas di media sosial.
Dalam video tersebut, sang pengemudi terdengar menolak pesanan dengan alasan ukuran motornya kecil.
"Kak, mohon maaf ya kak. Motor saya kecil, order yang motor besar aja ya kak. Ini saya cancel ya, maaf," ujarnya sambil tertawa dikutip dari Suara.com.
Konten itu langsung menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menilai tindakan tersebut tidak etis karena dianggap mempermalukan penumpang, terlebih direkam dan diunggah ke media sosial.
Sejumlah komentar menyayangkan sikap drivel ojol yang tidak menjaga perasaan orang lain dalam situasi semacam itu.
"Menjaga perasaan orang lain, sepele sih, tapi banyak yang gak bisa dan gak mau," komentar akun @rinaldipamung***.
"Sebenarnya gak masalah ditolak asal gak body shaming dan dikontenin," sahut akun @xtrememe***.
"Kenapa si ojolnya posting ya kalo dia juga yang cancel? Mau cari sensasi kah?" tanya akun @sallp***.
"Bikin trauma, takutnya anaknya malu sama temen-temennya ih," balas akun @afrilen***.
Dari kolom komentar pula, diketahui akun Instagram yang mengunggah video tersebut adalah @ojolfakesgps.
Setelahnya, pada Rabu, 25 Februari 2026, pemilik akun itu mengunggah video klarifikasi.
Dalam penjelasannya, ia menyebut alasan kerap menolak penumpang bertubuh besar berkaitan dengan kondisi kendaraan yang digunakan.
"Motor gue itu shock (shockbreaker)-nya pernah gue ganti gara-gara keseringan bawa penumpang yang big size," terangnya.
Ia juga menyebut konten tersebut dimaksudkan sebagai edukasi terkait layanan GrabBike XL dari Grab yang menyediakan motor berukuran lebih besar.
"Itu untuk penumpang yang big size, supaya driver nyaman, penumpang nyaman, keselamatan pun nyaman," sambungnya.
Pengemudi tersebut membantah tudingan melakukan perundungan. Meski demikian, ia mengakui kekeliruannya karena telah mengunggah konten yang menyinggung pihak lain.
"Sekali lagi mohon maaf buat netizen-netizen yang budiman, mohon dimaafkan," pungkasnya.