Connect With Us

Java Jazz 2026 Geser ke Banten, Gubernur Minta Pengelola Promosikan Wisata Lokal

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 23 Januari 2026 | 20:03

Gubernur Banten Andra Soni saat menerima kunjungan pihak PT Java Festival Production dalam rangka Java Jazz Festival 2026, Jumat 23 Januari 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Untuk pertama kalinya dalam sejarah sejak tahun 2005, perhelatan musik bergengsi Java Jazz Festival 2026 resmi akan digelar di luar Jakarta.

Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK) II, Kabupaten Tangerang, Banten terpilih menjadi panggung megah bagi ratusan musisi internasional pada 29 hingga 31 Mei 2026 mendatang.

Gubernur Banten Andra Soni menyambut antusias event akbar yang digelar PT Java Festival Production ini.

Saat menerima audiensi di Gedung Negara Provinsi Banten, Jumat 23 Janauri 2026, Andra menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh kelancaran acara yang diprediksi akan menyedot hingga 120.000 penonton tersebut.

"Kami sangat senang dengan adanya perhelatan besar ini di Provinsi Banten. Fasilitas di PIK II sangat memadai, mulai dari kuliner hingga akses tol langsung ke Bandara Soekarno-Hatta. Kami akan bantu semaksimal mungkin agar acara berjalan lancar," ujar Andra Soni.

 

Misi Promosi Wisata Banten

Meski fokus utama adalah musik, Gubernur Andra Soni menitipkan pesan penting bagi penyelenggara. Ia berharap Java Jazz 2026 menjadi pintu gerbang bagi wisatawan untuk mengenal lebih dalam kekayaan Banten.

Andra mendorong pihak panitia untuk menyelipkan informasi mengenai destinasi unggulan Banten dalam materi promosi mereka.

Ia menekankan bahwa Banten memiliki beragam destinasi unggulan, mulai dari wisata pantai, Taman Nasional Ujung Kulon, hingga wisata sejarah dan religi di kawasan Keraton Kesultanan Banten.

"Harapannya, pengunjung tidak hanya nonton jazz, tapi juga meluangkan waktu berwisata di Banten," tambahnya.

 

10 Panggung dan 300 Artis

Direktur Keuangan PT Java Festival Production, Dwi Cahyono, menjelaskan bahwa kepindahan ke PIK II adalah tonggak sejarah baru setelah bertahun-tahun menetap di JCC dan JIEXPO.

Kapasitas dan fasilitas modern di NICE PIK II dianggap mampu menampung skala festival yang semakin masif.

​"Pada tahun 2005, Java Jazz digelar di Jakarta Convention Center (JCC). Pada tahun 2009 pindah ke Jakarta International Expo (JIEXPO). Pada tahun 2026 ini, kami selenggarakan di NICE PIK II," ungkap Dwi.

​Dwi menyebutkan bahwa selama ini Java Jazz rata-rata dikunjungi oleh 105 ribu hingga 120 ribu penonton dalam tiga hari pelaksanaan.

​"Nantinya akan ada 10 panggung dan sekitar 300 artis yang tampil," tambahnya.

Senada dengan Gubernur, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susiyanti melihat momentum ini sebagai peluang emas.

"Ini kesempatan terbaik memperkenalkan budaya dan kuliner khas Banten kepada skala penonton internasional yang hadir di Java Jazz," pungkasnya.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

HIBURAN
Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Jumat, 20 Februari 2026 | 11:15

Jejaring retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart akan menghadirkan inovasi gerai yang tak hanya sebagai tempat belanja kebutuhan harian, namun juga sarana hiburan bioskop mini bernama “Layar Digi”.

TANGSEL
Perkuat Keamanan Data Warga, Diskominfo Tangsel Adopsi Teknologi IPv6

Perkuat Keamanan Data Warga, Diskominfo Tangsel Adopsi Teknologi IPv6

Minggu, 8 Maret 2026 | 19:01

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan melakukan transformasi pada infrastruktur jaringan pemerintahan dengan mengadopsi Internet Protocol Version 6 (IPv6).

BANDARA
4 Hari Penutupan Wilayah Udara Timur Tengah, 60 Penerbangan di Bandara Soetta Dibatalkan

4 Hari Penutupan Wilayah Udara Timur Tengah, 60 Penerbangan di Bandara Soetta Dibatalkan

Selasa, 3 Maret 2026 | 15:33

Wilayah udara di sejumlah kawasan Timur Tengah ditutup akibat konflik antara Israel dan Iran. Hal ini berdampak pada sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill