Connect With Us

Polda Banten Sikat 54 Tersangka Narkoba Sepanjang Januari-Februari, Total Barbuk Senilai Rp4,8 Miliar

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 27 Februari 2026 | 15:08

Barang bukti narkotika yang diamankan aparat Polda Banten. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Banten mengungkap 35 kasus narkoba dengan total 54 tersangka dalam kurun waktu dua Januari–Februari 2026.

Dirresnarkoba Polda Banten Kombes Pol. Wiwin Setiawan mengungkapkan bahwa dari puluhan tersangka tersebut, mayoritas berperan sebagai pemain aktif di lapangan.

"Dari 54 tersangka yang diamankan, 32 orang merupakan pengedar dan 22 orang pemakai. Ini adalah hasil kerja keras jajaran dalam menekan peredaran gelap di wilayah hukum kami," tegas Wiwin di Aula Serbaguna Polda Banten, Kamis 26 Februari 2026.

Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita beragam jenis barang bukti (barbuk) narkotika dengan nilai ekonomi yang mencapai miliaran rupiah. Adapun rincian barang bukti yaitu:

- Sabu seberat 4.718,54 gram (± 4,7 Kg) senilai Rp4,7 miliar

– Ganja seberat 7.503,94 gram (± 7,5 Kg) senilai Rp22,5 juta.

– Etomidate sebanyak 30 cartridge vape (39,2 gram) senilai Rp60 juta.

– Obat-obatan daftar G sebanyak 5.015 butir, terdiri dari Tramadol 2.643 butir dan Hexymer 2.372 butir senilai Rp15 juta.

Wiwin juga menyampaikan bahwa modus operandi para pelaku yaitu sebagai perantara dalam jual beli, serta menyimpan, memiliki, menguasai, dan mengedarkan narkotika serta obat-obatan daftar G tanpa izin edar.

"Motif para tersangka melakukan peredaran gelap tersebut adalah untuk memperoleh keuntungan ekonomi," ujarnya.

Para tersangka kini terancam hukuman berat dengan jeratan pasal berlapis, mulai dari UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, UU No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, hingga UU Kesehatan terbaru No. 17 Tahun 2023.

Wiwin memberikan peringatan keras kepada para pelaku kejahatan narkotika. "Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun di Banten. Mari kita bersama-sama menjaga masa depan generasi bangsa dengan gerakan War to Drugs," tutupnya.

TANGSEL
Tertinggi se-Banten, Harga Konstruksi di Tangsel 1,033 Kali Lebih Mahal dari Surabaya

Tertinggi se-Banten, Harga Konstruksi di Tangsel 1,033 Kali Lebih Mahal dari Surabaya

Jumat, 27 Februari 2026 | 14:41

Membangun bangunan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) rupanya membutuhkan kocek yang lebih besar dibandingkan wilayah lain di Provinsi Banten.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

BANTEN
Polda Banten Sikat 54 Tersangka Narkoba Sepanjang Januari-Februari, Total Barbuk Senilai Rp4,8 Miliar

Polda Banten Sikat 54 Tersangka Narkoba Sepanjang Januari-Februari, Total Barbuk Senilai Rp4,8 Miliar

Jumat, 27 Februari 2026 | 15:08

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Banten mengungkap 35 kasus narkoba dengan total 54 tersangka dalam kurun waktu dua Januari–Februari 2026.

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill