Connect With Us

Vietnam Tertarik Investasi Sektor Peternakan Susu Sapi di Banten, Gubernur Lirik Potensi Suplai MBG

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:30

Gubernur Banten Andra Soni saat menerima kunjungan Komite Bilateral KADIN Indonesia untuk negara Vietnam dan Kamboja Edwin Setiawan Tjie di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin 20 Juli 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Negara Vietnam yang berencana menjadikan Provinsi Banten sebagai salah satu pusat pengembangan investasinya. 

Hal itu diungkapkan Gubernur Banten Andra Soni  saat menerima kunjungan Komite Bilateral KADIN Indonesia untuk negara Vietnam dan Kamboja Edwin Setiawan Tjie di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin 20 Juli 2026.

Turut mendampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten Virgojanti dan staf ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Kurnia Satriawan.

Andra Soni menyambut baik rencana investasi tersebut. Seiring dengan semakin kuatnya hubungan bilateral antara pemerintah Indonesia dengan Vietnam, Pemprov Banten mendukung upaya itu dan berkomitmen mempermudah dan membantu para investor yang akan masuk ke Banten sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, akan banyak keuntungan yang didapat investor, seperti lokasinya yang berbatasan langsung dengan Jakarta, infrastruktur pelabuhan, bandara dan akses jalan tol yang memadai.

"Ini baru tahap awal, kita membangun komunikasi. Karena banyak pengusaha di Vietnam yang meminta informasi terkait potensi investasi di Provinsi Banten. Nanti setelah ini kita akan mengadakan dialog melalui Forum Investment Banten yang menjadi rangkaian dari perayaan HUT Banten di bulan Oktober nanti," jelasnya.

Andra melanjutkan, berdasarkan hasil paparan dalam diskusi tadi, Vietnam tertarik berinvestasi pada tiga sektor di Provinsi Banten, pertama manufaktur, real estate dan peternakan susu sapi.

Sebagai daerah yang sedang tumbuh, potensi tiga sektor itu sangat besar bisa dikembangkan di Provinsi Banten.

"Apalagi kalau kita melihat suplai kebutuhan susu dengan adanya program MBG. Kalau investor Vietnam bisa berinvestasi di Banten, kita bisa memproduksi sendiri dengan standar teknologi mereka," katanya.

Komite Bilateral Vietnam dan Kamboja Edwin Setiawan Tjie menegaskan ketertarikannya banyak investor di Vietnam ke Provinsi Banten karena lokasinya yang sangat strategis serta potensinya yang masih terbuka lebar.

"Itu yang membuat mereka tertarik dan meminta informasi secara detail terkait potensi investasi di Provinsi Banten," katanya.

Selain itu, Edwin melihat basis pasarnya juga cukup luas. Apalagi secara umum, jumlah pasar di Indonesia ini terbesar di Asia Tenggara. "Itu yang membuat investor tertarik," imbuhnya.

KOTA TANGERANG
HUT ke-81 RI, Pemkot Tangerang Sediakan Paket Sembako Murah Rp95 Ribuan

HUT ke-81 RI, Pemkot Tangerang Sediakan Paket Sembako Murah Rp95 Ribuan

Selasa, 21 Juli 2026 | 17:30

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Beragam Promo All You Can Eat, dari Chinese Food hingga Teppanyaki

VIVERE Hotel Hadirkan Beragam Promo All You Can Eat, dari Chinese Food hingga Teppanyaki

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:45

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan rangkaian promo All You Can Eat (AYCE) yang dapat dinikmati mulai siang hingga malam hari.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill