Connect With Us

Perbaiki Jembatan Penghubung, Ribuan Truk Ekspedisi Antre di Merak

| Minggu, 27 Mei 2012 | 15:37

Antrean truk masih terjadi menuju pelabuhan penyebarangan Merak. (Ist / TN)


CILEGON
- Ribuan truk yang akan melakukan penyeberangan dari Pelabuhan Merak, Banten ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung mengalami antrean hingga jalan Tol Tangerang – Merak atau 15 kilometer dari Pelabuhan Merak, Minggu (27/05/2012).

Anteran truk yang terjadi ini, akibat adanya penutupan Dermaga II dan peningkatan volume kendaraan truk ekspedisi yang melakukan penyeberangan sebesar 5% dari rata-rata normal 3000 truk per hari.

Dari informasi yang dihimpun, antrean truk yang terjadi pada pukul 01.00 WIB kemarin, sempat memanjang hingga kilometer 91 jalan Tol Tagnerang – Merak, tepatnya, ekor antrean truk berada di sekitar gerbang tol Cilegon Barat atau 15 kilometer dari Pelabuhan Merak. Hingga pukul 14.35 WIB, antrean truk masih berada di Km 93,500 atau sekitar 12 kilometer dari Pelabuhan Merak.

Pelaksana harian (Plh) Manager PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Didi Juliansyah mengatakan, antrean yang terjadi ini akibat dua faktor. Faktor pertama adanya penutupan Dermaga II, sehingga dermaga yang hanya bisa dioperasikan di Pelabuhan Merak sebanyak 4 dermaga dari lima dermaga yang ada.

Penutupan dermaga II ini, kata Didi, karena sedang dilakukan perbaikan side tramp atau jembatan penghubung dan breasting dolphin atau penahan kapal saat bersandar. Perbaikan ini perlu dilakukan karena untuk persiapan menghadapi penumpang arus mudik perayaan Idul Fitri tahun 2012 ini.
“Perbaikan ini sangat perlu kami lakukan sebagai upaya PT ASDP dalam meningkatkan pelayanan,” kata Didi Juliansyah, kemarin.

Faktor yang kedua akibat adanya peningkatan volume kendaraan khususnya truk ekspedisi sebanyak 5% dari rata-rata per hari sebanyak 3000 truk. Adanya peningkatan kendaraan ini juga disebabkan bayaknya pengiriman barang dari Pulau Jawa ke Sumatera menjelang bulan puasa. “Kalau kami rata-ratakan peningkatanya sebesar 5 %,” kata Didi.

Menuru Didi perbaikan dermaga II membutuhkan waktu selama 11 hari sejak penutupan di lakukan pada Selasa (22/5). Namun, terkait antrean truk ini, Didi meyakinkan akan bisa teratasi pada Senin (29/5) mendatang. “Adanya truk pengiriman barang yang melakukan penyeberangan itu biasanya dari hari Rabu hingga Sabtu. Jadi kami harap pada hari Senin (29/5) sudah bisa teratasi,” terangnya.

Untuk menyeberangkan ribuan truk yang saat ini antre, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak telah menyiapkan sebanyak 23-24 kapal roll on -roll off (ro-ro) setiap harinya. Karena, dari 4 dermaga yang ada itu bisa mengoperasikan sebaayak 6 kapal. “Untuk kapal tidak ada masalah, sebab saat ini sebanyak 30 kapal siap dioperasikan,” terangnya.

Data PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, dari 22 kapal yang telah dioperasikan sejak Sabtu (26/5) hingga Minggu (27/5) pagi, telah mengangkut sebanyak 780 unit roda dua, 1480 unit kendaraan pribadi, 209 unit bus dan 2.195 unit truk.

Sementara itu, Maman, 27, sopir truk pengakut kelontongan dari Jakarta dengan tujuan Lampung mengaku, sejak pukul 01.00 WIB kendaraanya telah berada di jalan Tol Cilegon. Namun, hingga pukul 12.00 WIB belum bisa memasuki Pelabuhan Merak. “Sebenarnya kami sudah bosan dengan kondisi ini, tapi gimana lagi karena tidak ada alternatif lain maka kami harus menuggu giliran bisa nyeberang,” kata Maman.

Saat kondisi macet seperti ini, beban yang dialami oleh para sopir yaitu uang makan yang bertambah. Sehingga, setelah adanya pengiriman barang uang yang didapat tidak seimbag dengan tenaga dikeluarkan. “Karena ini resiko sebagai sopir, terpaksa kami tetap jalankan,” ujarnya. (FUA)

BANTEN
Benjolan di Perut Jangan Disepelekan, Hernia Bisa Berujung Operasi Darurat

Benjolan di Perut Jangan Disepelekan, Hernia Bisa Berujung Operasi Darurat

Rabu, 27 Mei 2026 | 00:17

Munculnya benjolan di area perut atau selangkangan sering kali dianggap masalah biasa. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda hernia yang berisiko memicu komplikasi serius jika terus dibiarkan.

AYO! TANGERANG CERDAS
SPMB Kota Tangerang 2026 Dibagi 3 Wilayah, Orangtua Wajib Cek Zona Domisili Sekolah

SPMB Kota Tangerang 2026 Dibagi 3 Wilayah, Orangtua Wajib Cek Zona Domisili Sekolah

Kamis, 21 Mei 2026 | 09:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai mematangkan menetapkan pembagian wilayah domisili bagi calon peserta didik terkait Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SD dan SMP.

BISNIS
Ratusan UMKM di Kawasan BSD Diajari Promosi Pakai AI

Ratusan UMKM di Kawasan BSD Diajari Promosi Pakai AI

Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:28

Ratusan UMKM di kawasan BSD City, Tangerang, diajari pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk promosi hingga dapat meningkatkan daya saing.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill