Connect With Us

Rumah Pengusaha Dilempari Bom, 1 Innova Terbakar

| Jumat, 7 Desember 2012 | 07:22

Mobil Innova yang terbakar karena lemparan bom molotov. (tangerangnews / fuady)

Reporter : Fuady

CILEGON
- Rumah seorang pengusaha scrap bernama Awara, warga Lingkungan Jerang Barat, No. 07, RT03/ 01 Kelurahan Karang Asem Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon dilempari bom molotov oleh orang tidak dikenal kemarin.
 
 Akibatnya, satu unit Mobil Toyota Kijang Innova dengan nomor polisi A 1798 VD yang diparkir di garasi rumahnya hangus terbakar.
 
Dari pengakuan Awara,  pada Rabu (5/12) malam dirinya pulang ke rumah sekitar pukul 23.30 WIB. Sebelum tidur korban sempat menonton televis bersama istrinya Iin Rosmiati. Sementara anak dan pembantunya sudah tidur di kamar belakang.
 
Sekitar pukul 02.00 WIB, kemarin, dirinya sempat mendengar bunyi lemparan di samping rumahnya.Namun tidak berapa lama alarm mobil terdengar.
 
Korban langsung bangun dan mengambil senjata tajam (parang) ke dapur karena mengira ada maling.
Setelah melihat ke depan rumah, korban langsung terkejut karena melihat mobil yang terparkir di garasi sudah terbakar dan mulai merambat ke bagain rumahnya.
 
Awara yang panik karena api semakin membesar langsung membangunkan istri, anak dan pembantunya untuk segera keluar rumah.
 
Akibat bantuan warga, api akhirnya bisa dipadamkan setelah satu jam kemudian. “Setelah api padam, saya menemukan dua botol bekas seperti bom molotov karena terdapat sumbu api,” kata Awara.
 
Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polres Cilegon, sekitar pukul 05.00 WIB.
 
Kanit Reskrim III Polres Cilegon IPDA, Tb Abunaser mengatakan telah menerima laporan dari korban saudara Awara terkait perkara tindak pidana pembakaran.
 
“Korban melaporkan telah terjadi pembakaran di rumahnya yang telah menghanguskan satu unit kendaraan Toyota Kijang Innova, satu unit AC merk Samsung, dan menyerahkan dua buah botol bekas minuman satu diantaranya masih terdapat sumbu dan satu lagi tidak bersumbu,” katanya.

Abunaser mengaku belum bisa menyimpulkan karena proses penyelidikan masih dilakukan. Namun dari laporan korban bahwa kejadian itu duduga karena bom molotov. “Penyelidikan masih kami lakukan sehingga belum bisa menyuimpulkan penyebab peristiwa ini,” terangnya.
 

NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

BANTEN
Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14

Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

KOTA TANGERANG
Batuceper, Neglasari, Cipondoh Paling Rawan Kekeringan dan Kebakaran saat Kemarau

Batuceper, Neglasari, Cipondoh Paling Rawan Kekeringan dan Kebakaran saat Kemarau

Kamis, 6 Agustus 2026 | 15:42

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat langkah-langkah mitigasi dan kesiapsiagaan guna menghadapi musim kemarau yang diprediksi masih akan berlangsung hingga September 2026 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill