Connect With Us

Trek Yang Butuh Teknik Ekstra

| Minggu, 11 April 2010 | 18:44

Sepeda Gunung (tangerangnews / dens)


TANGERANGNEWS-Bagi para penggemar olahraga yang menguji nyali, trek sepeda gunung semakin berat medan, kemampuan sang pesepeda pun semakin diuji. Aksi berprestasi itulah yang dipertunjukan dan dikejar oleh komunitas pecinta sepeda gunung yang biasa disebut Jalur Pipa Gas (JPG).
 
Pagi tadi,  komunitas ini menyelenggarakan JPG BSD CITY Mountain Bike XC Open Championship 2010, di Taman Kota BSD, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Trek yang berbukit dan penuh bebatuan serta turunan yang tajam di lokasi menjadi ujian atas ketangguhan 275 peserta yang tergabung dalam berbagai club sepeda gunung yang melebur menjadi satu di JPG.
 
Panitia JPG BSDCITY Mountain Bike XC Open Championship 2010 itu Bayu Jatmika mengatakan, dari 302 peserta yang mendaftarkan diri sebanyak 275 yang mendaftar ulang. Panitia membagi tujuh kelas kategori. Kategori pertama adalah Women Open (segala umur), kedua Men Elite (usia 16-30), ketiga Junior (usia 16-19), Senior (usia 20-30), Master A (usia 30-39), Master B (usia 40-45) dan Master C (usia 46- keatas). “Kejuaraan ini bersifat nasional. Para peserta tidak hanya datang dari Jabodetabek, tetapi juga ada yang dari luar Jabodetabek dan Negara luar,” ujar Bayu, kepada TangerangNews.com siang ini.  
 
Dirinya mengatakan, hadiah dalam kejuaraan ini total mencapai Rp50 juta. Sedangkan setiap juara 1 mendapat uang tunai sebesar Rp3-5 juta. Ditanya soal sirkuit kenapa di Taman Kota, BSD City, dirinya mengatakan, karena lokasinya bersih dari banyaknya kendaraan yang melintas. Selain itu kontur tanah dan trek yang sangat menantang. “Pokoknya ideallah buat para pecinta olahraga sepeda gunung, karena mereka juga harus melintasi bukit dan jembatan kayu,” ujar Bayu.
 
Meski ajang tersebut terbilang pesertanya lebih banyak berasal dari klub pesepada gunung,   yang tergabung menjadi satu di JPG. Dirinya mengakui, ini adalah trek khusus untuk yang memiliki teknik ekstra.
 
“Ini panjangnya empat kilometer, mungkin kalau dilihat panjangnya biasa. Tapi  treknya akan membuat peserta kesulitan. Karena ini bisa dikatakan khusus untuk profesional dan untuk mereka yang berprestasi,,” katanya.
  
Pantauan TangerangNews.com, tidak sedikit dari mereka (peserta) yang kehilangan kendali lalu terbalik dan sepedanya mengalami kerusakan. Lebih dari 20 peserta terbalik dalam kompetisi kali ini.  Meski demikian, seberapa pun terjal dan beceknya trek yang harus dilewati, bagi para pencinta sepeda gunung ini  justru menjadi tantangan tersendiri pada trek untuk cepat sampai ke garis finish. (dira)
 

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill