Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI
Senin, 12 Januari 2026 | 11:20
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TANGERANGNEWS.com-Jika berjalan-jalan maupun melaksanakan aktivitas olahraga di Alun-Alun Lapangan Ahmad Yani Kota Tangerang, rasanya tidak lengkap tanpa mencicipi sejumlah kuliner yang ada di kawasan tersebut.
Salah satu dari banyaknya kuliner yang tersedia adalah Pempek Wong Kito 18. Meski terbilang baru di kawasan itu, kehadirannya sudah menarik banyak pengunjung karena kelezatan kuliner asli Palembang tersebut.

Rasa pempek memang begitu dikenal masyarakat luas, namun kelezatan makanan kuliner asli Palembang ini tak membuat lidah bosan. Perpaduan gurihnya pempek yang terbuat dari bahan baku ikan dan tepung sagu serta saus cuko ini menjadi daya tarik sendiri bagi pecinta kuliner.
Menurut Pramusaji Pempek Wong Kito 18, Gandi, berbagai aneka pempek disediakan mulai dari seharga Rp3 ribu hingga Rp15 ribu. Pembeli bisa memilih pempek asli Palembang jenis kapal selam atau lenjer, dengan aneka isi yang lezat.
"Ini asli Palembang. Pempeknya langsung dikirim dari Palembang," ujar Gandi kepada TangerangNews, Sabtu (16/2/2019).
Kata Gandi, warung pempek ini telah dibuka sejak dua pekan lalu. Meskipun baru, warungnya berhasil digandrungi para pembeli yang datang silih berganti untuk mencicipi pempek kapal selam.
Gandi mengungkapkan, omzet penjualan perharinya mencapai Rp250 ribu. Sementara jika hari libur, omzetnya bisa tembus dua kali lipat yakni Rp500 ribu.
"Alhamdulilah sejak awal buka banyak peminatnya," katanya.

Sementara itu, Rangga Zuliansyah, salah seorang pembeli tampak begitu nikmati ketika menyantap pempek selepas jam perkuliahan kuliah.
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang ini mengatakan, tak lengkap jika berkunjung ke Ahmad Yani, namun tanpa mencicipi Pempek Wong Kito 18.
"Gurih. Rasanya lezat. Apalagi makannya pas habis digoreng," tukasnya.(RAZ/HRU)
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TODAY TAGenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mencatat laporan 1.362 kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) sepanjang tahun 2025.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews