Connect With Us

JF3 Digelar di SMS, Produk Fashion Tangerang Didorong Tembus Pasar Global

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 18 Juli 2023 | 04:12

(Kiri ke kanan) Chairman JF3 Soegianto Nagaria, Adviser JF3 Thresia Mareta, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Desainer Senior Ghea Panggabean, di SMS Tangerang, Senin 17 Juli 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Festival fashion terbesar di Indonesia, JF3 2023 yang digelar di Summarecon Mal Serpong (SMS) mendapat apresiasi dari Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Ia berharap event ini bisa membantu produk fashion lokal, terutama Kabupaten Tangerang untuk bisa berkembang ke seluruh Indonesia, bahkan pasar luar negeri.

"Pemkab Tangerang akan selalu mendukung event-event yang dapat menggerakkan ekonomi lokal dan domestik. Ajang-ajang promosi untuk ekonomi kreatif yang di dalamnya ada fashion show dan berbagai macam kerajinan, ini sangat penting sekali," katanya, saat konferensi pers di SMS, Senin 17 Juli 2023.

Menurut Zaki, Pemkab Tangerang juga tengah membina beberapa pengrajin aksesoris agar memperbaiki kualitasnya sehingga nantinya bisa ditampilkan di berbagai event fashion.

Melalui event JF3 ini, semoga dapat membantu para pelaku usaha tersebut melalui kurasi, bimbingan dan pembinaan.

"Harapan saya ini akan selalu jadi event reguler. Biar dunia fashion baik Tangerang maupun nasional berkembang, serta bisa mengangkat kreatifitas masyarakat Tangerang," katanya.

Thresia Mareta, Adviser JF3 mengatakan, pihaknya mempunyai program PINTU Incubator yang berjalan sejak 2022 lalu.

Program ini bekerjasama dengan Kedutaan Besar Prancis melalui Institut Français Indonesia (IFI), membawa desainer dan fashion expert dari Prancis ke JF3 untuk berbagi ilmu terkait dunia industri fashion.

"Melalui kerjasama ini, kita akan memiliki kesempatan bekerjasama dengan ekosistem mode global, dan pada saat yang bersamaan, kita bisa saling mempromosikan karya dan sekaligus memperkenalkan pengrajin, pelaku UMKM mode Indonesia, seiring dengan membawa JF3 berkembang lebih profesional dengan menjadi bagian dari ekosistem industri mode global," jelasnya.

JF3 Fashion Festival menggelar dua acara utama, dimulai dari Fashion Village yang melibatkan total 84 pelaku bisnis mode lokal, akan berlangsung di SMS selama tanggal 5 hingga 19 Juli, dilanjutkan di Summarecon Mall Kelapa Gading (MKG) tanggal 19 hingga 30 Juli.

Sedangkan fashion show dari para desainer muda dan terkemuka akan berlangsung pada tanggal 17 hingga 19 Juli di SMS dan tanggal 21 hingga 26 Juli di MKG.

Beberapa brand dan desainer yang kali ini berpartisipasi di runway JF3 di antaranya Albert Yanuar, Ansoe, Didi Budiardjo, Ghea Panggabean, Ivan Gunawan, Maison Baaz, Renzi Lazuardi, Ria Miranda, Tities Sapoetra, Yogie Pratama dan masih banyak lainnya.

Ghea Panggabean, desainer legendaris Indonesia meluncurkan koleksi terbarunya bertajuk Weaving Dreams Sumba, dalam perasaan pembuka opening JF3 2023.

Koleksi terbarunya ini terinspirasi dari keindahan kain khas Sumba. Dari 20 desain busana yang ditampilkan, dirinya menggunakan dua jenis kain yakni Kain Paikung yang biasa dipakai oleh laki-laki dan Hinggi yang digunakan oleh perempuan.

"Melalui koleksi ini, saya ingin merayakan kekuatan wanita Sumba, terutama para penenun wanita Sumba, yang telah secara mandiri berkarya dan menjaga keindahan kain Sumba," ujarnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KOTA TANGERANG
Banser Kota Tangerang Tolak Damai, Desak Bahar bin Smith Ditahan

Banser Kota Tangerang Tolak Damai, Desak Bahar bin Smith Ditahan

Jumat, 13 Februari 2026 | 11:36

Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Tangerang menolak permohonan maaf dan ajakan damai dari Bahar bin Smith terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap anggotanya.

OPINI
Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:49

Bayangkan! Kita sedang menunggu antrian panjang untuk berobat, tetapi begitu sampai di meja pendaftaran, petugas pendaftaran mengatakan bahwa kartu BPJS PBI kita sudah tidak aktif, sehingga tidak bisa digunakan lagi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill