Connect With Us

Pahami Kategori Rating Film Sebelum Ajak Keluarga ke Bioskop 

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 26 Juli 2023 | 12:13

Ilustrasi penonton bioskop. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Industri film merupakan salah satu bentuk hiburan yang sangat populer di seluruh dunia. Film-film menawarkan beragam cerita dan pengalaman yang dapat menghibur, menginspirasi, dan menggugah emosi penonton. 

Namun, tidak semua film khususnya yang ditayangkan di bioskop cocok untuk disaksikan oleh segala usia, dan itulah mengapa pentingnya adanya rating dan sensor film sebagai upaya untuk melindungi khalayak umum.

Di Indonesia, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengatur dan mengontrol tayangan film, salah satunya dengan membentuk Lembaga Sensor Film (LSF). LSF memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menilai dan memberikan rating terhadap film-film yang akan dipertunjukkan di masyarakat. 

Baca Juga: Jadwal dan Harga Tiket Film Spider-Man: Across the Spider-Verse untuk 1 Juni di Bioskop Tangerang, Spesial Liburan 

Dengan adanya LSF, diharapkan film yang tayang di bioskop atau televisi sudah melalui seleksi yang ketat untuk memastikan kesesuaian dengan segmen penonton tertentu.

Rating film merupakan peringkat yang diberikan kepada sebuah film berdasarkan kontennya, seperti adegan kekerasan, bahasa kasar, atau adegan dewasa lainnya. Rating ini diberikan agar penonton dapat mengetahui kelayakan film tersebut untuk usia tertentu. 

Misalnya, rating G (General Audience) cocok untuk semua penonton, PG (Parental Guidance) membutuhkan pengawasan orang tua atau wali bagi anak-anak di bawah usia tertentu, dan rating R (Restricted) hanya boleh ditonton oleh penonton berusia di atas batas usia tertentu.

Baca Juga: Harga Tiket dan Jadwal Tayang Film The Flash di Bioskop Tangerang 

Pentingnya rating film tak hanya berlaku di Indonesia, tetapi juga secara luas di dunia internasional. Di Amerika Serikat, ada sistem rating yang diberlakukan oleh Motion Picture Association of America (MPAA). Berikut rinciannya seperti dilansir dari Instagram @indonesiabaik.id, Rabu, 26 Juli 2023.

G (General Audience) atau A/SU (Anak/Semua Umur)

Rating ini diperuntukkan bagi tayangan film yang cocok disaksikan oleh semua umur, baik kalangan anak-anak hingga dewasa.

PG (Parental Guidance Suggested) atau BO/A (Bimbingan Orangtua/Anak)

Film dengan rating ini masih boleh ditonton oleh anak-anak dengan catatan harus didampingi oleh orangtua.

PG-13 (Parental Guidance Under 13 Years Old) atau BO-RR (Bimbingan Orangtua)

Bagi anak-anak yang di bawah usia 13 tahun sebaiknya tidak menonton film dengan rating ini.

R (Restricted) atau D (Dewasa)

Film dengan rating R atau D disarankan tidak ditonton oleh usia di bawah 17 tahun.

NC-17 (No One and Under Admitted)

Ini merupakan rating yang secara tegas melarang anak-anak untuk menontonnya. Sebab, dikhususkan bagi kalangan remaja 18 tahun ke atas dan dewasa.

Sementara itu, LSF melalui PP Nomor 18 Tahun 2014 telah mengklasifikasikan film berdasarkan usia penontonnya. Berikut di antaranya:

Penonton Semua Umur (SU)

Dapat ditonton oleh seluruh kalangan usia dengan penekanan pada anak-anak.

Penonton Usia 13 Tahun atau Lebih (13+)

Film untuk usia ini diharuskan memiliki muatan nilai pendidikan, budi pekerti, kreativitas, dan menumbuhkan rasa ingin tahu yang positif.

Penonton Usia 17 Tahun ke Atas (17+)

Memuat adegan yang menyesuaikan dengan kalangan penonton usia 17 tahun ke atas.

Manfaat rating film yang jelas adalah sebagai perlindungan bagi khalayak umum, terutama anak-anak, dari konten yang mungkin tidak sesuai dengan usia atau nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat. 

Rating film membantu orang tua atau pengawas untuk membuat keputusan bijaksana tentang film apa yang cocok untuk ditonton oleh anak-anak mereka. Selain itu, rating juga membantu pembuat film dan industri hiburan secara keseluruhan untuk menghasilkan karya yang sesuai dengan audiens yang dituju.

BANTEN
Pemprov Banten Desak Penambahan SPPG untuk Penerima MBG 3B

Pemprov Banten Desak Penambahan SPPG untuk Penerima MBG 3B

Kamis, 5 Maret 2026 | 23:01

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menegaskan perlunya percepatan penambahan dan optimalisasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah Banten untuk memperluas akses program Makan Bergizi Gratis (MBG)

KOTA TANGERANG
10 Kecamatan di Kota Tangerang Kebanjiran, Tinggi Air Lebih dari 1 Meter

10 Kecamatan di Kota Tangerang Kebanjiran, Tinggi Air Lebih dari 1 Meter

Minggu, 8 Maret 2026 | 11:39

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tangerang sejak Sabtu, 7 Maret 2026 sekitar pukul 21.00 WIB hingga Minggu, 8 Maret 2026, pagi

SPORT
Prediksi Skor Persita vs Dewa United Pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026, Duel Tim Perwakilan Banten

Prediksi Skor Persita vs Dewa United Pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026, Duel Tim Perwakilan Banten

Kamis, 26 Februari 2026 | 17:39

Persita Tangerang akan menjamu Dewa United FC lanjutan pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026, di Indomilk Arena, Kamis, 26 Februari 2026, pukul 20.30 WIB.

MANCANEGARA
Prabowo Siap Mundur dari BoP Jika Tak Bermanfaat bagi Palestina

Prabowo Siap Mundur dari BoP Jika Tak Bermanfaat bagi Palestina

Jumat, 6 Maret 2026 | 09:25

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan untuk mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) apabila keberadaan Indonesia di forum tersebut tidak memberikan manfaat bagi perjuangan kemerdekaan Palestina.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill