Connect With Us

Unik, Parfum Ini Usung Konsep 7 Dosa Manusia

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 12 November 2023 | 20:18

Parfum 7 Sins (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Apa yang terlintas dipikiran Anda saat mendengar kata dosa? Mungkin sesuatu yang harus dijauhi. Namun, berbeda dengan 7 Sins Parfum justru menjadi wewangian yang memikat.

Dalam tiap semprotan 7 Sins Parfum, terungkap kisah tak terhitung manusia. Merek ini tak hanya tawarkan wangi memikat, namun juga memberikan pengalaman tak terlupakan dan naratif mendalam pada setiap botolnya.

CMO 7 Sins Parfum Jemmy Geovanka mengatakan, inspirasi dari 7 Sins Parfum adalah seni aroma yang membebaskan dosa, dan menceritakan kisah-kisah tak terlupakan.

Karya Seni Aroma

Menggabungkan antara karya seni dan aromo. Misalnya, dari Pride jadi aroma percaya diri, Greed jadi seni aroma oriental, Gluttony jadi aroma gourmand, 7 Sins Parfum merangkul dosa jadi potret hidup penuh warna.

Saat ini, 7 Sins Parfum bukan hanya soal wewangian, tapi pengalaman aroma mendalam. Melalui platform online, konsumen tak cuma memmbeli aroma parfum yang disukai, namun juga merasakan perjalanan menuju dosa-dosa yang menginspirasi.

"Setiap semprotan 7 Sins Parfum undang perjalanan tak terlupakan. Ini aromaterapi undang jelajahi diri dengan tiap semprotan," lanjut Jemmy.

Mengubah Persepsi Dosa dan Aroma

7 Sins Parfum boleh dibilang sebagai revolusioner di dunia seni aroma. Sebab, parfum ini menjadikan dosa bukan hanya sebagai larangan, tapi inspirasi kreativitas. Aroma bukan campuran bahan kimia, tapi medium ekspresi emosi dan perjalanan hidup.

Setiap botol 7 Sins Parfum adalah dosa dalam seni aroma. Panggilan ubah pandangan dosa jadi bagian perjalanan manusia. 7 Sins Parfum bukan hanya wewangian; ini pernyataan seni aroma mengubah cara pandang terhadap dosa dan aroma.

Harapannya, 7 Sins Parfum menjadi perayaan dosa-dosa sehari-hari bagi manusia. Maksudnya, setiap semprotan mengingatkan dosa bukan beban, tapi keindahan hidup yang bikin perjalanan unik.

Dalam perjalanan seni aroma ini, 7 Sins Parfum mencoba melepas stigma tentang dosa. Misalnya saja, Lust jadi aroma sensual, Wrath jadi kekuatan emosional.

Parfum Bermakna

"Kami bukan cuma menciptakan wewangian, kami ingin memberi pengalaman pada setiap individu. Dengan 7 Sins Parfum, Anda membawa pulang bukan cuma aroma, tapi seni aroma yang kenang perjalanan hidup," ucap Jemmy.

Menurutnya, 7 Sins Parfum dapat menjadi medium pengenalan diri sendiri lebih dalam, di mana setiap dosa cerminan perjalanan manusia. Konsumen dapat menjelajahi, memilih, dan merayakan identitas mereka melalui platform online.

Keberanian dan Penerimaan Diri

Bukan hanya menciptakan aroma melalui indera penciuman, 7 Sins Parfum menamamkan keberanian dan penerimaan diri. Sebab, dalam tiap dosa, terdapat keindahan dan kearifan yang ajar kompleksitas manusia.

7 Sins Parfum tak cuma tentang aroma indah, tapi membawa dosa ke dalam sorotan, menunjukkan keindahan di tempat tak terduga. Lewat terlibat dalam kisah aroma ini, setiap individu diundang merayakan diri, tanpa batas dan tanpa penilaian.

"Mari bersama-sama rayakan perjalanan hidup lewat wewangian menawan. Dosa yang mungkin disembunyikan ternyata jadi sumber keindahan dan inspirasi," tutup Jemmy.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Remaja di Tangerang Bikin Home Industry Tembakau Sinte, Dijual Lewat Instagram, Nilainya Capai Rp400 Juta

Remaja di Tangerang Bikin Home Industry Tembakau Sinte, Dijual Lewat Instagram, Nilainya Capai Rp400 Juta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:08

Enam orang yang mayoritas masih berusia remaja ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Tangerang lantran menjalankan home industry narkotika sintetis. Mereka ditangkap di sebuah kontrakan dengan lokasi yang berbeda.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill