Connect With Us

Pegawai PT ACS Bandara Soekarno Hatta Curi 1200 Botol Parfum

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 16 Oktober 2017 | 13:00

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Arif Rachman saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait pencurian di Bandara Soekarno-Hatta. (@TangerangNews 2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Jajaran Reskrim Polresta Bandara Internasional Soekarno-Hatta berhasil meringkus tiga pegawai  PT Aerowisata Catering Services (ACS) di Bandara Soekarno-Hatta karena mencuri ribuan botol parfum toilet pesawat. Tersangka yang masing-masing berinisial DS, DN dan DB, berkomplot dalam melakukan aksinya.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Arif Rachman mengatakan, mereka menjalankan aksi pencurian itu setiap masuk shift malam sejak bulan Agustus 2017 lalu.

"Ketiga tersangka sudah 10 kali melakukan pencurian yang totalnya 50 dus yang berisi 1200 botol parfum yang digunakan untuk pengharum toilet pesawat," katanya pada Senin (16/10/2017).

Kapolres menyatakan, ketiga pelaku sudah bekerja sekitar 10 tahun di anak perusahaan Garuda Indonesia yang bergerak di bidang catering dan logistik pesawat tersebut. Tersangka DS bekerja sebagai sopir,  DN di bagian gudang dan DB bagian laundry.

"Modusnya, mereka membawa parfum itu kedalam trolly makanan, agar tidak terlihat lalu ditutup dengan selimut dan memasukannya ke dalam mobil box lalu dibawa keluar dan dijual dengan harga tinggi," jelasnya.

Parfum hasil curian tersebut dijual kepada penadah berinisial AD, yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Keuntungan yang mereka dapat mencapai Rp 15 juta yang masing-masing mereka bagi rata.

“Para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun,” tukas Kapolres.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:09

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

KAB. TANGERANG
20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:13

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat masih ada sekitar 20.000 pekerja sektor informal di wilayahnya yang hingga saat ini belum tersentuh jaminan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill