KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Betis kaki kanan Nuryadi alis Tektek, 19, dibalut perban putih. Pemuda pengangguran tersebut terpaksa ditembak Tim Opsnal Jatanras Polres Tansel karena melakukan perlawanan saat ditangkap di salah satu bedeng tempat nongkrongnya di Cisauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (25/6/2017) malam.
Pemuda dengan tubuh bertato tersebut menjadi salah satu tersangka kasus pencurian tiga telepon seluler (Ponsel) milik Joko Prasetio, buruh bangunan proyek pembangunan kantor Kecamatan Pagedangan, pada Rabu (19/7/2017).
"Saat ditangkap, tersangka berusaha melawan dan menendang petugas. Terpaksa kami melepaskan tembakan dan mengenai kaki kanannya," ujar Kasat Reskim Polres Tangsel AKP A Alexander, Rabu (26/7/2017).
Alex menjelaskan, peran tersangka adalah yang masuk ke lokasi bangunan proyek tersebut dan mengambil tiga unit ponsel milik korban. Setelah melakukan aksinya, dua ponsel tersebut kemudian dijual dan satu lainnya digunakan oleh rekan tersangka.
"hasil penjualannya digunakan untuk membeli miras," tambah Alexander.
Kini pelaku yang ditahan di Mapolres Tangsel tersebut dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.(RAZ)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.
Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews