Connect With Us

Ngutil Parfum di Alfamart Tigaraksa, Dua Pemuda Ini Dibekuk Polisi

Mohamad Romli | Senin, 4 September 2017 | 18:00

Tersangka dua pemuda mengutil di toko waralaba Alfamart di Jalan Arya Jaya Santika, Minggu (3/9/2017) malam. (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Aksi dua pemuda ini terbilang nekad karena mengutil di toko waralaba Alfamart di Jalan Arya Jaya Santika, Kampung Gudang, RT 02/02, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Minggu (3/9/2017) malam.

Aksi kedua pelaku tersebut terjadi sekitar pukul 19.58 WIB. Saat itu, keduanya masuk ke dalam toko dan pura-pura mau berbelanja.

"Awalnya mereka bertanya ke kasir, disini jual isi pisau cutter engga? Dijawab oleh kasir kami enggak jual," ujar Iksan, karyawan di toko tersebut kepada TangerangNews.com, Senin (4/9/2017).

Barng bukti parfum.

                             Barng bukti parfum.

Kemudian, salah satu pelaku berjalan menuju etalase yang memajang beragam parfum, sementara satu pelaku lainnya keluar dari toko dan menunggu di atas motor.

Tak lama berselang, pelaku mengambil beberapa parfum dari etalase, kemudian dimasukkan ke dalam switer warna merah yang dikenakannya. Aksi tersebut ternyata diketahui oleh seorang customer yang kemudian melaporkannya ke kasir toko.

"Saat pelaku mau keluar toko, kasir kami memanggilnya, maksudnya mau ditanya baik-baik, eh malah kabur," tambahnya.

BACA JUGA : Curi Burung Warga, Tiga Pemuda di Setu Diamuk Massa

Ia pun spontan berteriak ada maling, saat itu kedua pelaku sudah memacu sepeda motor Honda Beat berwarna putih merah yang dikendarainya ke arah utara. Warga yang berada di lokasi pun sontak mengejar kedua pelaku.

Setelah terjadi aksi kejar-kejaran antara pelaku dengan warga, kedua pelaku berhasil diamankan warga di Blok C, perumahan Mustika Tigaraksa.

Kapolsek Tigaraksa, Kompol Agus Hermanto saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. "Kedua pelaku berhasil diamankan oleh warga serta anggota kami yang sedang patroli di lokasi tersebut," ujarnya.

BACA JUGA : Alarm Bunyi, Maling Gagal Bobol ATM di Indomaret Tigaraksa

Ditambahkan Agus, kedua pelaku tersebut adalah YAT, 22, dan HK, 24. Keduanya warga perumahan Mustika, Tigaraksa. Sementara barang bukti yang diamankan adalah empat botol parfum berbagai merek senilai Rp181.800.

"Kami juga mengamankan sebilah senjata tajam jenis badik setelah dilakukan penggeledahan badan terhadap salah satu tersangka, serta sepeda motor yang digunakan tersangka saat melakukan aksinya," tukasnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku akan dijerat pasal 363 ayat 1, 3 dan 4 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal hukuman 7 tahun penjara.(RAZ)

KAB. TANGERANG
Kotak Misterius di Pasar Kemis Bikin Geger Sampai Tim Gegana Turun Tangan, Ternyata Isinya Ini

Kotak Misterius di Pasar Kemis Bikin Geger Sampai Tim Gegana Turun Tangan, Ternyata Isinya Ini

Jumat, 3 April 2026 | 20:02

Penemuan kotak misterius berbahan styrofoam di Perumahan Elok, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang menggegerkan warga sekitar, pada Jumat 03 April 2026 pukul 06.30 pagi.

BANDARA
Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 3 April 2026 | 21:18

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong brand lokal berbasis Intellectual Property (IP) atau kekayaan intelektual agar mampu bersaing di panggung global.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BANTEN
Polda Banten Tangkap 2 Mucikari Prostitusi Online, Janjikan Korban Gaji Rp3,5 Juta Per Minggu

Polda Banten Tangkap 2 Mucikari Prostitusi Online, Janjikan Korban Gaji Rp3,5 Juta Per Minggu

Jumat, 3 April 2026 | 19:23

Subdit IV Ditreskrimum Polda Banten meringkus dua orang berinisial AN, 29, dan TH, 23, terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus Pekerja Seks Komersial (PSK) berbasis aplikasi daring online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill