Connect With Us

Sebelum Dikeroyok, Maling Motor di Cikupa Bacok Warga

Mohamad Romli | Rabu, 30 Agustus 2017 | 20:00

Pelaku begal di keroyok massa di Kampung Palahlar, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Rabu (30/8/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)


TANGERANGNEWS.com-Pelaku begal yang tewas dikeroyok massa di Kampung Palahlar, RT 03/01, Desa Budi Mulya, Cikupa, Kabupaten Tangerang, terjadi saat pelaku gagal membawa kabur sepeda motor Suzuki Satria F milik Sidik, 27, yang sedang diparkir di lapak penjualan hewan kurban, Rabu (30/8/2017).
 
Kepada TangerangNews.com di lokasi kejadian, Hendri, anak pemilik lapak tersebut mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. "Saat itu kakak saya (Sidik) sedang jaga lapak sama dua temannya. Terus ngeliat ada orang yang mengotak-atik motornya," ujarnya.
 
Sidik pun kemudian menghampiri pelaku. Ternyata pelaku membawa parang dan mengacungkannya ke arahnya. Selain itu, ada satu orang pelaku lainnya yang menunggu di atas motor Yamaha Mio.
 
"Kakak saya pun kemudian berteriak ada maling, spontan pelaku lari ke arah timur masuk kampung, pelaku satu lagi langsung kabur dengan motornya," tambahnya. BACA JUGA : Alarm Bunyi, Maling Gagal Bobol ATM di Indomaret Tigaraksa

Pelaku kemudian dikejar oleh massa yang keluar rumah karena mendengar ada teriakan maling. Bahkan, Muhayar, ayah Sidik dan Hendri pun sempat berpapasan dengan pelaku. Saat itu, pelaku sempat menyabetkan parangnya ke Muhayar.
 
Setelah berlari sekitar 500 meter, pelaku terpojok karena terkepung oleh ratusan massa. Posisi Sidik yang berada paling depan berusaha menangkap pelaku. Namun naas, pelaku menyabetkan parangnya dan mengenai telapak tangan kiri sidik.
 
"Bagian tengah antara ibu jari dengan telunjuk kakak saya kena bacok, lalu pelaku dikeroyok oleh massa," jelasnya. BACA JUGA : Kepergok, Maling Motor di Cikupa Tewas Diamuk Massa
 
Pelaku menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi karena mengalami luka parah pada bagian wajah dan kepala. Tak lama berselang setelah peristiwa tersebut terjadi, polisi datang ke lokasi kejadian. Saat ditanya identitas pelaku, ia mengatakan pelaku tidak membawa identitas apapun. "Enggak ada identitas apapun, bahkan dompet pun enggak bawa," tukasnya.(DBI)

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BANTEN
PLN Gandeng The Climate Group, Kembangkan Energi Hijau untuk Dorong Investasi

PLN Gandeng The Climate Group, Kembangkan Energi Hijau untuk Dorong Investasi

Rabu, 7 Oktober 2026 | 19:28

PT PLN (Persero) menggandeng The Climate Group yang menaungi inisiatif RE100 untuk mengembangkan produk energi hijau di Indonesia.

TANGSEL
Ada Tes HPV DNA Gratis untuk Cegah Kanker Serviks di 36 Puskesmas Tangsel, Kuota Terbatas!

Ada Tes HPV DNA Gratis untuk Cegah Kanker Serviks di 36 Puskesmas Tangsel, Kuota Terbatas!

Rabu, 7 Oktober 2026 | 19:32

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan menyediakan layanan pemeriksaan Human Papillomavirus (HPV) DNA secara gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill