Connect With Us

Tabrak Truk Sampah di Cikupa, Karyawan PT Mayora Luka Parah

Mohamad Romli | Selasa, 29 Agustus 2017 | 22:00

Roy Prima Sambada, 25, mengalami Kecelakaan di Jalan Raya Serang KM 12, Kabupaten Tangerang, Selasa (29/8/2017) malam. (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Serang KM 12, Kampung Kadu, RT 01/01, Kelurahan Bunder, Depan Balai Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (29/8/2017) malam.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB tersebut menyebabkan Roy Prima Sambada, 25, warga Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang mengalami luka serius pada bagian kepala. Diduga kepala korban membentur bak truk sampah yang berada di sisi utara ruas jalan tersebut.

"Kejadian persisnya saya enggak tahu, cuma saya mendengar suara benturan aja," kata Adi, pemilik usaha tambal ban yang tak jauh dari lokasi kejadian. BACA JUGA : Truk Molen Tabrak Kontainer dan Pangkalan Ojek di Jatiuwung

Motor Honda Vario berwarna putih nopol B-6471-COH yang rusak parah.

Tampak Motor Honda Vario berwarna putih nopol B-6471-COH milik korban rusak parah.

Saat itu, korban melaju dari arah Cikupa ke Kota Tangerang dengan sepeda motor Honda Vario berwarna putih nopol B-6471-COH. Motor korban pun mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Korban yang bersimbah darah kemudian dilarikan ke RS Permata Hati, Cikupa oleh Aiptu Mukhsodin, anggota Polsek Cikupa.

Menurut keterangan orang tua korban yang tiba di rumah sakit tersebut, sekitar pukul 21.00, korban baru pulang kerja dari PT Mayora. "Anak saya pulang kerja shift satu," ungkap ayah korban lirih.

Sekitar pukul 22.00 WIB, korban dirujuk ke RS Ciputra Hospital, Citra Raya oleh pihak RS Permata Hati. Pantauan TangerangNews.com di lokasi kejadian, posisi bak truk sampah tersebut sekitar setengah meter berada di badan jalan. Sementara kondisinya gelap karena tidak ada lampu penerangan.

Rimbunnya pohon di lokasi tersebut, membuat suasana semakin gelap sehingga posisi bak sampah tidak terlalu terlihat oleh pengendara. BACA JUGA : Kabur Usai Tabrak Pengendara Motor, Mobil Ini Diamuk Massa di Karawaci
"Seminggu yang lalu juga ada kejadian serupa di lokasi yang sama, korbannya dua orang yang berboncengan pake sepeda motor," terang Samsul, paramedis di RS Permata Hati.(RAZ)

BANTEN
Terus Optimalkan Penerapan Budaya K3, PLN UID Banten Pastikan Pekerja Pulang dengan Selamat

Terus Optimalkan Penerapan Budaya K3, PLN UID Banten Pastikan Pekerja Pulang dengan Selamat

Kamis, 1 Oktober 2026 | 17:07

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten bersama Lembaga Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (LPPKM FKM UI) melakukan pengukuran budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

HIBURAN
Yasmin Hotel Karawaci Resmi Ganti Nama Jadi Sapphire Sky Hotel Karawaci

Yasmin Hotel Karawaci Resmi Ganti Nama Jadi Sapphire Sky Hotel Karawaci

Kamis, 1 Oktober 2026 | 21:45

Yasmin Hotel Karawaci resmi berganti identitas menjadi Sapphire Sky Hotel Karawaci mulai 1 Oktober 2026.

KOTA TANGERANG
Dua ASN Diambil Sumpah Pengangkatan, Sachrudin Serahkan 85 SK Pegawai Pensiun 

Dua ASN Diambil Sumpah Pengangkatan, Sachrudin Serahkan 85 SK Pegawai Pensiun 

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:10

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengambil sumpah pengangkatan dua ASN sekaligus penyerahan SK pensiun kepada 85 pegawai di lingkup Pemkot Tangerang yang memasuki masa purnabakti.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill