Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TANGERANGNEWS.com-Suasana sunyi di perumahan Graha Raya, Kunciran, Kota Tangerang pada Jumat (28/7/2017) tiba-tiba pecah. Seorang pejalan kaki bernama Atik tewas akibat ditabrak siswi SMA yang mengendarai sepeda motor.
Pelaku diketahui dua orang pelajar SMA Budi Luhur saat itu sedang berboncengan. Setelah menabrak Atik, sang pengendara motor itu juga menabrak pembatas tugu wilayah Tangerang & Tangsel.
Rohman, saksi mata yang merupakan pedagang di Graha Raya menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00. Ketika itu, dirinya sempat melihat korban berjalan santai sebelum kejadian. Korban dia kenal memang setiap hari berolahraga di Graha Raya.
"Tapi sekitar pukul 06. 30 terdengar suara tabrakan dari arah tugu selamat datang Kota Tangsel. Ternyata korban ditabrak dari arah belakang oleh dua orang pelajar putri yang mengendarai motor," katanya.
Sontak saja, dia berserta beberapa orang langsung menolong korban dan dua siswi SMA itu. Ketiganya dalam keadaan luka parah dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
"Namun, karena luka parah pada kepala, korban yang bernama Atik warga sini meninggal dunia. Sedangkan dua siswi infonya menderika luka-luka dibawa ke rumah sakit Permata Ibu," katanya
Berdasarkan informasi dari Rumah Sakit Permata Ibu, kedua siswi SMA itu sudah dirujuk ke Rumah sakit Husada Insani karena mengalami luka cukup parah. Hingga kini belum diketahui apa penyebab dua siswi itu tak dapat menguasai sepeda motornya.(DBI)
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TODAY TAGTugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
PT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews