KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Nyawa Ahmad Khotir Rizki, 6, tidak tertolong setelah tertabrak angkot jurusan Kresek-Balaraja di Kampung Soge, RT 01/01, Desa Patrasana, Kresek, Senin (21/8/2017) malam. Peristiwa naas tersebut terjadi saat Ahmad sedang berjalan di sisi jalan sekitar pukul 22.45 WIB.
"Korban tertabrak angkot yang dikemudikan MTF yang melaju dari arah Kresek ke Balaraja," ujar Kanit Lantas Satlantas Polresta Tangerang Iptu Kresna Ajie Pangestu, Selasa (22/8/2017). BACA JUGA : Sering Mengeluh Sakit, WN Belanda Tewas Gantung Diri di Lippo Karawaci
Diduga angkot dengan nopol B-1201-GTX melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan saat kecelakaan tersebut terjadi. "Korban lainnya yaitu AM yang saat kecelakaan terjadi sedang berjalan kaki bersama AKR," tambahnya.
Setelah menabrak korban, angkot tersebut juga menyeruduk satu sepeda motor vario yang sedang mengisi bensin eceran di lokasi kejadian. Motor dengan nopol B-6772-GPT tersebut juga mengalami kerusakan cukup parah. BACA JUGA : Warga Dasana Indah Tewas di Kelapa Dua
Korban sempat dilarikan ke klinik Obika Medika untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawa korban tidak tertolong saat dalam perjalanan menuju ke klinik. Sementara AM, korban lainnya, mengalami luka ringan akibat kecelakaan. "Sopir dan angkot tersebut sudah kami amankan," tukas Kresna.(RAZ)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna mendapat sorotan dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.
Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews