Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TANGERANGNEWS.com-Nyawa Ahmad Khotir Rizki, 6, tidak tertolong setelah tertabrak angkot jurusan Kresek-Balaraja di Kampung Soge, RT 01/01, Desa Patrasana, Kresek, Senin (21/8/2017) malam. Peristiwa naas tersebut terjadi saat Ahmad sedang berjalan di sisi jalan sekitar pukul 22.45 WIB.
"Korban tertabrak angkot yang dikemudikan MTF yang melaju dari arah Kresek ke Balaraja," ujar Kanit Lantas Satlantas Polresta Tangerang Iptu Kresna Ajie Pangestu, Selasa (22/8/2017). BACA JUGA : Sering Mengeluh Sakit, WN Belanda Tewas Gantung Diri di Lippo Karawaci
Diduga angkot dengan nopol B-1201-GTX melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan saat kecelakaan tersebut terjadi. "Korban lainnya yaitu AM yang saat kecelakaan terjadi sedang berjalan kaki bersama AKR," tambahnya.
Setelah menabrak korban, angkot tersebut juga menyeruduk satu sepeda motor vario yang sedang mengisi bensin eceran di lokasi kejadian. Motor dengan nopol B-6772-GPT tersebut juga mengalami kerusakan cukup parah. BACA JUGA : Warga Dasana Indah Tewas di Kelapa Dua
Korban sempat dilarikan ke klinik Obika Medika untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawa korban tidak tertolong saat dalam perjalanan menuju ke klinik. Sementara AM, korban lainnya, mengalami luka ringan akibat kecelakaan. "Sopir dan angkot tersebut sudah kami amankan," tukas Kresna.(RAZ)
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TODAY TAGOrang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews