Connect With Us

Warga Dasana Indah Tewas di Kelapa Dua

Yudi Adiyatna | Jumat, 18 Agustus 2017 | 19:00

Seorang Kakek Antonius Kaswadi, 56, di temukan Wafat di Pangkalan Ojek Kelapa Dua, Jumat (18/8/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Antonius Kaswadi,56, warga Perumahan Dasana Indah Blok UF 15 No.04  Bojong Nangka, Kelapa Dua, Tangerang ditemukan tewas  di pangkalan ojek yang ada di sekitar Cluster Taman Himalayan, Bencongan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (18/8/2017).

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, awal mula-nya pertama kali mayat Antonius ditemukan oleh seorang security cluster Taman Himalayan, yakni Bambang Febriansah.

Ketika dia sedang bertugas, di pos jaga. Dia diiberitahu ada seorang laki-laki  yang sedang dalam posisi tertunduk lesu di trotoar pinggir jalan. Bambang sempat melihat, Antonius sedang terbatuk-batuk. Kemudian dirinya mencoba menghampiri, namun tiba-tiba korban terjatuh.

"Oleh saksi, korban dibawa  ke pangkalan ojek. Tidak lama kemudian dia meninggal, diduga sakit,"  ungkap Alex.

Tak lama kemudian, informasi tentang kematian Antonius tersebar. Severianus Phonik,25, anak laki-laki korban pun akhirnya datang ke lokasi. Severianus pun menyatakan, bahwa ayahnya memang memiliki riwayat penyakit darah rendah.

Korban diketahui pernah dirawat di RS Siloam Karawaci selama dua minggu.

"Pihak keluarga  keberatan untuk dilakukan otopsi " ungkap Alex.(DBI)

TEKNO
YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

Rabu, 18 Februari 2026 | 13:37

Layanan berbagi video milik Google, YouTube, dilaporkan mengalami gangguan secara global pada Rabu, 18 Februari 2026, pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
Program MBG Berpotensi Merugi Rp1,27 T Per Pekan Gegara Makanan Terbuang

Program MBG Berpotensi Merugi Rp1,27 T Per Pekan Gegara Makanan Terbuang

Rabu, 25 Februari 2026 | 14:55

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mengalami kerugian akibat makanan terbuang mencapai Rp1,27 triliun setiap pekan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill