Atasi Pencemaran, KLH Tuang 10 Ribu Liter Eco Enzyme ke Anak Sungai Ciadane
Senin, 9 Maret 2026 | 22:52
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Antonius Kaswadi,56, warga Perumahan Dasana Indah Blok UF 15 No.04 Bojong Nangka, Kelapa Dua, Tangerang ditemukan tewas di pangkalan ojek yang ada di sekitar Cluster Taman Himalayan, Bencongan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (18/8/2017).
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, awal mula-nya pertama kali mayat Antonius ditemukan oleh seorang security cluster Taman Himalayan, yakni Bambang Febriansah.
Ketika dia sedang bertugas, di pos jaga. Dia diiberitahu ada seorang laki-laki yang sedang dalam posisi tertunduk lesu di trotoar pinggir jalan. Bambang sempat melihat, Antonius sedang terbatuk-batuk. Kemudian dirinya mencoba menghampiri, namun tiba-tiba korban terjatuh.
"Oleh saksi, korban dibawa ke pangkalan ojek. Tidak lama kemudian dia meninggal, diduga sakit," ungkap Alex.
Tak lama kemudian, informasi tentang kematian Antonius tersebar. Severianus Phonik,25, anak laki-laki korban pun akhirnya datang ke lokasi. Severianus pun menyatakan, bahwa ayahnya memang memiliki riwayat penyakit darah rendah.
Korban diketahui pernah dirawat di RS Siloam Karawaci selama dua minggu.
"Pihak keluarga keberatan untuk dilakukan otopsi " ungkap Alex.(DBI)
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGMomentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan
Ketegangan di Timur Tengah kembali memasuki fase paling berbahaya ketika serangan udara terkoordinasi yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel diarahkan ke target strategis di Iran.
Peneliti Pusat Riset Antariksa dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memperkirakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berpotensi jatuh pada 21 Maret 2026
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews