Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di Jalan Syekh Mubarok, Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kamis (3/8/2017). Korban menghembuskan nafas terakhirnya karena mengalami luka parah dibagian kepala.
Kanit Laka Lantas Polresta Tangerang, Iptu Kresna Ajie Pangestu mengatakan, peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 12.40 WIB. Sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi B-3239-CCQ melaju dari arah Tigaraksa menuju Cisoka.
Dilokasi kejadian, FAH, warga Batuceper, Kota Tangerang yang mengendarai sepeda motor tersebut hendak menyalip truk dihadapannya. Namun, saat FAH sudah menancap gas untuk menyalip, ternyata dari arah berlawanan melaju truk Fuso juga.
"Karena jarak terlalu dekat, tabrakan pun terjadi," ujarnya. Tabrakan tersebut mengakibatkan FAH mengalami luka cukup parah, sementara SA, yang dalam posisi dibonceng menghembuskan nafas terakhirnya dilokasi kejadian. "Korban meninggal akibat luka parah dikepala," tambahnya.
FAH kemudian dilarikan ke RS Mulia Insani, Cikupa untuk mendapatkan pertolongan medis. Sementara jasad SA, dibawa ke RSUD Tangerang. Polisi juga mengamankan SU, sopir truk Fuso dengan nomor polisi B-9034-GDA untuk dimintai keterangan. "Sopir beserta kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas tersebut kami amankan di Mapolresta Tangerang," tandasnya.(DBI)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan tidak akan memberikan pendampingan maupun bantuan hukum kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews