Connect With Us

9 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Tangerang

Mohamad Romli | Jumat, 16 Juni 2017 | 17:00

Tampak Petugas Polsek Cisoka mengevakuasi korban pengguna sepeda motor, yang mengalami kecelakaan lalulintas dengan truk bermuatan batubata, Selasa (13/6/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Hingga hari ke-18 Ramadan, terjadi 27 peristiwa kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Tangerang. Jumlah korban jiwa akibat peristiwa tersebut mencapai sembilan orang.

"Jumlah korban meninggal dunia sembilan orang, luka berat 19 orang, dan luka ringan sebanyak sembilan orang dengan total kerugian materi sekitar Rp50,8 juta," ujar Kanit Laka Lantas Polresta Tangerang Iptu Kresna Ajie Pangestu, Jumat (16/7/2017).

Penyebab dominan kecelakaan tersebut dikatakannya, rata-rata pengendara masih belum berkonsentrasi ketika berkendara dan masih belum menguasai kendaraannya.

Masih kata Iptu Kresna, dari beberapa kecelakaan yang terjadi dan kronologis kejadiannya pun sama, yaitu rata-rata para pengendara ingin mendahului kendaraan lain. Namun kurang bisa menghitung jarak kendaraan dari arah berlawanan, sehingga kecelakaan pun tidak bisa terhindarkan.

"Mayoritas korban kecelakaan selama Ramadan ini adalah pengendara roda dua," tambahnya.

Terkait dengan prediksi meningkatnya volume kendaraan yang akan melintas saat arus mudik dan arus balik lebaran, pihaknya juga menghimbau para pengendara baik kendaraan roda dua maupun roda empat atau lebih, untuk meningkatkan kewaspadaan serta kehati-hatian dalam berlalu lintas.

"Lakukan pengecekan kendaraan sebelum digunakan dan jangan mengendarai kendaraan saat kondisi fisik sedang lelah, karena hal tersebut bisa berdampak pada menurunnya konsentrasi yang bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas," tandasnya.(RAZ)

KOTA TANGERANG
Dinkes Kota Tangerang Temukan 5 Kasus Kesehatan Paling Banyak pada Anak Sekolah

Dinkes Kota Tangerang Temukan 5 Kasus Kesehatan Paling Banyak pada Anak Sekolah

Jumat, 4 September 2026 | 13:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak usia sekolah.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

BANTEN
BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

Jumat, 4 September 2026 | 22:21

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten mulai melakukan pemeriksaan semester II Tahun 2026 terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill