Connect With Us

Brak! Dua Motor Adu Kepala di Sindang Jaya, Satu Tewas

Mohamad Romli | Jumat, 4 Agustus 2017 | 12:00

Korban Tabrakan antara dua motor terjadi di Jalan Kebon Jati, Kampung Kendal Kelampean, Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Kamis (3/8/2017) malam. (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Tabrakan maut antara dua motor terjadi di Jalan Kebon Jati, Kampung Kendal Kelampean, Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Kamis (3/8/2017) malam.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB tersebut merenggut nyawa salah satu pengendara.

Iptu Krena Ajie Pangestu, Kanit Laka Lantas Satlantas Polresta Tangerang mengatakan, tabrakan tersebut terjadi antara sepeda motor supra tanpa plat nomor dengan Honda Beat dengan nomor polisi B-6736-GJB.

motor

Sepeda motor tanpa lampu diduga dengan kecepatan tinggi di Jalan Kebon Jati dari arah Dampit menuju Sindang Panon. Saat di lokasi kejadian, motor berwarna hitam tersebut mengambil jalur terlalu ke kanan.

"Sementara dari arah berlawanan di saat bersamaan melaju kendaraan Honda Beat, tabrakan pun terjadi," ujarnya kepada TangerangNews.com, Jumat (4/8/2017).

Akibat tubrukan kedua motor tersebut, dua pengendara tersebut mengalami luka cukup parah. "Satu korban atas nama MI meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit terdekat," tambahnya.

Sementara satu korban lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit Husada Insani, Sangiang.

Kedua motor tersebut pun mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Dua kendaraan tersebut kini diamankan di Mapolsek Pasar Kemis.(RAZ)

KAB. TANGERANG
HIV Melonjak Imbas Penyimpangan Seksual, Mahasiswa Tangerang Desak Bentuk Regulasi Pencegahan LGBT

HIV Melonjak Imbas Penyimpangan Seksual, Mahasiswa Tangerang Desak Bentuk Regulasi Pencegahan LGBT

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:41

Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Tangerang mendesak agar pemerintah daerah (Pemda) dapat membuat regulasi terkait pencegahan LGBT.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

TANGSEL
Genjot Ekonomi Daerah, Pemkot Tangsel Perluas 5.000 Titik Wi-Fi Gratis Berbasis Rumah Ibadah

Genjot Ekonomi Daerah, Pemkot Tangsel Perluas 5.000 Titik Wi-Fi Gratis Berbasis Rumah Ibadah

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memacu penetrasi inklusi digital guna mendukung transformasi ekonomi daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill