KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Aris Sutrisna dan Tri Erlin Marlina, korban tabrak lari di Jalan Grand Boulevard BSD, Tangsel, Sabtu (15/7/2017) kemarin, meninggal dunia.
Kedua korban yang saat itu berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vega dengan nomor polisi B-3898-NNE ini meninggal dunia kemarin, Minggu (16/7/2017), setelah sempat dirawat di RSU Tangerang.
"Info dari keluarga dua-duanya sudah meninggal dunia," ujar Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin kepada TangerangNews.com, Senin (17/7/2017).
Kedua korban yang merupakan pasangan suami istri ini kemudian dibawa oleh pihak keluarga untuk dimakamkan. "Suaminya di makamkan di Cisauk dan Istrinya di Pekalongan," ungkap Lalu.
Korban yang saat itu sedang melaju dari The Breeze menuju German Center, di dekat perumahan Green Cove, korban tersenggol oleh kendaraan lain yang belum diketahui identitasnya. Keduanya lalu terjatuh dari sepeda motor hingga mengalami luka berat. Kemudian mereka dilarikan ke RSU Tangerang untuk mendapatkan pertolongan.
Pihak kepolisian sendiri saat ini masih terus mengusut kejadian tabrak lari yang menewaskan kedua korbannya tersebut. Dia menghimbau bagi penabraknya untuk bertanggungjawab. "Kita sedang dalami kejadiannya, apabila terdapat kendaraan yang terlibat maka kami himbau untuk menyerahkan diri," ungkap Lalu.(RAZ)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Liburan bersama keluarga tak selalu harus pergi jauh. Naik motor bersama, menikmati perjalanan, lalu menghabiskan waktu dengan berbagai aktivitas seru ternyata juga bisa menjadi pengalaman yang berkesan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews