TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Platform super-app ini kini dilengkapi integrasi fitur baru, mulai dari portal lowongan kerja (loker) hingga pemantauan harga bahan pokok secara real-time.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel Tb. Asep Nurdin menjelaskan pembaruan ini dihadirkan guna menjawab kebutuhan masyarakat akan akses layanan publik yang cepat, praktis, dan terpusat dalam satu genggaman.
“Sejak diluncurkan, kita terus melakukan pengembangan terhadap platform Tangsel One. Saat ini sudah banyak layanan dan informasi publik yang kita integrasikan, termasuk informasi lowongan kerja melalui Portal Kerja dan informasi harga pasar di Kota Tangerang Selatan,” ujarnya, Senin 5 Oktober 2026.
Melalui integrasi dengan Portal Kerja Pemkot Tangsel, para pencari kerja kini tak perlu repot memantau banyak situs eksternal karena seluruh informasi loker resmi sudah terkurasi di dalam aplikasi.
"Selain itu, transparansi harga pangan di pasar tradisional juga dihadirkan untuk membantu para ibu rumah tangga dan pelaku UMKM memantau fluktuasi harga bahan pokok," tambah Asep.
Tak hanya fitur kebutuhan harian, Tangsel One juga memangkas birokrasi perizinan melalui integrasi dengan Sistem Layanan Perizinan Online (SIMPONIE) yang mencakup 73 jenis layanan perizinan.
Aplikasi ini turut merangkum kanal pengaduan warga, direktori tempat hiburan, informasi sarana prasarana, hingga produk hukum daerah.
Meski fiturnya kian beragam, Pemkot Tangsel masih menghadapi tantangan pada tingkat adopsi pengguna.
Data Diskominfo Tangsel per Oktober 2026 mencatat baru ada 2.237 pengguna aktif, angka yang relatif kecil dibanding total populasi Tangsel yang menembus 1,3 juta jiwa.
Menanggapi hal tersebut, Pemkot Tangsel berkomitmen untuk terus menggencarkan sosialisasi serta memperluas integrasi layanan demi mewujudkan ekosistem smart city yang inklusif bagi seluruh warga.
“Kita pastikan akan terus mengembangkan platform ini supaya makin sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kita integrasikan dengan berbagai pelayanan publik agar mempermudah akses warga. Ini juga menjadi bagian dari transformasi digital Kota Tangerang Selatan,” pungkas Asep.