Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang kembali menggelar Festival Cisadane 2023, pada tanggal 22 hingga 26 November, dengan berbagai kegiatan dan hiburan.
Kepala Disbudpar Kota Tangerang Rizal Ridolloh mengungkapkan Festival Cisadane 2023 akan berlangsung di bantaran Sungai Cisadane, dengan pengemasan acara secara sport, expo dan entertainment.
“Festival Cisadane 2023 dibuka untuk umum, bagi masyarakat Kota Tangerang maupun sekitarnya. Ayo datang dan ramaikan event tahunan kebanggaan Kota Tangerang ini,”seru Rizal, Senin 20 November 2023.
Di Festival Cisadane 2023 kali ini akan berlangsung led trone dance, lomba arung Jeram, festival musik band, festival modern dance.
Kemudian, lomba dragon boat, cooking competition, penampilan barongsai dan liong, perahu hias, tari kolosal, kembang api, gelar karya UMKM, band lokal, marching band hingga gerak jalan.
Tak hanya sederet kegiatan yang seru-seru dan bertabur hadiah, di Festival Cisadane 2023 juga akan mendatangkan sederet bintang tamu yakni band nasional ternama, mulai dari Sahitya Band, Voice Off Cicicuit, Qusyairi, Rama Band hingga Radja Band.
Rizal pun mengajak seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk turut hadir dalam memeriahkan Festival Cisadane 2023.
Ia berharap, dengan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan di Kota Tangerang dapat menghibur dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kota.
"Terutama meningkatkan sektor pariwisata, ekonomi maupun pendidikan," jelasnya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPlatform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merumuskan skema kebijakan untuk merespons sejumlah keluhan yang disampaikan oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan roda empat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews