Connect With Us

Raisa Bakal Rilis Film Dokumenter, Ini Jadwal Tayangnya 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 30 April 2024 | 08:18

Musisi, Raisa Andriana (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Musisi cantik Raisa Andriana bakal merilis film dokumenter bertajuk "Harta, Tahta, Raisa".

Film berjenis dokumenter ini dijadwalkan tayang pada 6 Juni 2023 mendatang. Adapun kisah yang diangkat ialah momen dibalik konser Raisa: Live in Concert: Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Pemilihan tanggal penayangan film ini bertepatan dengan ulang tahun Raisa, sementara judulnya dari masukan para penggemar Raisa.

Film ini akan berisikan momen terkait pribadi dan karir Raisa, termasuk dokumentasi orang-orang yang berjasa dalam perjalanannya meniti karir.

Misalnya saja, manajer dan CEO Juni Records Adryanto Pratoni (Adry Boim), orang tua Raisa, hingga orang-orang yang bekerja dekat Raisa.

Sebelumnya, poster dan trailer film Harta Tahta Raisa pada Selasa, 23 April 2024, lalu. Film ini disutradarai oleh komika Soleh Solihun dan digarap rumah produksi Imajinari, yang juga memproduksi film Ngeri-Ngeri Sedap, Jatuh Cinta Seperti di Film-Film, dan Agak Laen.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill