Connect With Us

Viral Film Kiblat Diboikot, Begini Tanggapan Ustaz Adi Hidayat

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 30 Maret 2024 | 08:58

Poster dan judul film Kiblat menuai kontroversi. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Film bergenre horor dengan judul Kiblat tengah menjadi perbincangan publik lantaran kontroversinya menggunakan istilah dalam ajaran Islam.

Bahkan, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah Cholil Nafis Cholil Nafis sempat melarang masyarakat menonton film Kiblat.

"Saya buka-buka arti kiblat hanya Kakbah, arah menghadapnya orang-orang salat. Kalau ini benar sungguh film ini tak pantas diedar dan termasuk kampanye hitam terhadap ajaran agama," tulis Cholil dalam akun Instagram pribadinya dikutip Sabtu, 30 Maret 2024.

Akibatnya, mulai muncul seruan boikot terhadap film Kiblat di tengah-tengah kalangan masyarakat.

Hal ini juga menarik perhatian pendakwah Ustaz Adi Hidayat melalui akun YouTube pribadinya.

Menurut Adi Hidayat, pekerja seni perlu menyoroti pentingnya konten yang mendidik dan mengarahkan pada kebaikan dalam media, termasuk film. 

Ia menegaskan bahwa produksi konten seni haruslah dilakukan dengan memperhatikan nilai etis dan moral yang sesuai dengan pemahaman umat Islam.

"Bukan sekadar barangkali mencari peminat ataupun juga penikmat dengan genre tertentu yang justru melakhirkan kontroversi," ujar Adi Hidayat.

Adi Hidayat menuturkan, sebenarnya sah-sah saja jika membuat sebuah judul yang menarik perhatian. Namun menjadi tidak etis dilakukan jika bertentangan baik dengan nilai moral yang telah mengakar di masyarakat. Terlebih menggunakan istilah sakral dalam ajaran Islam, yakni Kiblat sebagai penentu arah salat bagi umat muslim.

"Akan lebih bagus bila promosinya pun dilakukan dengan cara yang baik, tidak perlu membuat sebuah tema yang rasa-rasanya akrab di telinga kalangan tertentu masyarakat tertentu atau nilai religiusitas tertentu tapi ternyata hal yang demikian sajiannya bertabrakan dengan pemahaman yang telah jamak dimengerti bagi umat Islam," katanya.

Saat ini, pihak rumah produksi film Kiblat, Leo Pictures telah menarik materi promosinya, termasuk poster dan trailer.

Pihak rumah produksi juga telah mendatangi Kantor MUI untuk melakukan permohonan maaf, serta menyatakan akan mengubah judul dan poster dari film Kiblat tersebut.

"(Kami) memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi akibat kami menggunakan judul kiblat dan poster kami," ujar Produser film Kiblat Agung Saputra di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 27 Maret 2024.

Atas kesepakatan tersebut, film Kiblat akan tetap ditayangkan namun dengan judul dan poster yang berbeda.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

BANTEN
PLN Ingatkan Risiko Bahaya Listrik di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem hingga Akhir Januari

PLN Ingatkan Risiko Bahaya Listrik di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem hingga Akhir Januari

Minggu, 25 Januari 2026 | 12:50

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Januari 2026.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

TANGSEL
Warga Layangkan Class Action Soal Sampah, Pemkot Tangsel Bakal Bebenah

Warga Layangkan Class Action Soal Sampah, Pemkot Tangsel Bakal Bebenah

Minggu, 25 Januari 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menanggapi langkah class action yang ditempuh warganya terkait pengelolaan sampah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill